Perselingkuhan dengan Kakak Ipar ku yang Haus Seks

SarangTogel - Aku seorang lelaki yg menikahi wanita dari kalangan menengah dan sederhana. Istriku adalah anak ke 4 dari 8 bersaudara. Dari 8 bersaudara hanya 3 orang yg wanita termasuk istriku. Satu kakak iparku dan satu lg adik iparku, istriku posisinya berada di tengah-tengah.semuanya.semuanya sdh berkeluarga. Tp keluarga kakak iparku kurang harmonis mungkin di karenakan suami kakak iparku jarang pulang kerumah dikarenakan suami kakak iparku terlalu sibuk bekerja. Jd waktu untuk keluarga sangat sedikit. Dan akhir-akhir ini suami kakak iparku malah jarang pulang ke rumah dengan alasan sibuk mengurusi kerjaan dan tinggal di mess karyawan.

Tetapi kakak iparku termasuk istri yg sabar walaupun sering ditinggal suaminya. Ia pun tetap sabar menjaga keutuhan keluarga dan mengurusi anak2 nya. Ya kakak iparku sdh mempunyai 2 anak. Belakangan istriku sering bercerita kalau ada kabar- kabar tidak mengenakan mengenai suami kakak iparku. Bahwa suami kakak iparku jarang pulang bukan karena sibuk bekerja tp sdh mempunyai istri lg. Aku selalu menasehati istriku agar tidak menganggap serius kabar-kabar yg tidak jelas asal muasalnya. Tp dalam hati aku jg merasa kasihan melihat kondisi kakak iparku yg kasat mata terlihat sedih walaupun ditutup- tutupi. Togel Singapura

Tp kejadian itu pun tidak pernah aku perkirakan bs terjadi antara aku adan kakak iparku. Semua berawal dari permintaan kakak iparku yg sering meminta aku untuk mengantarkannya bila ada keperluan. Ya aku memang mempunyai kendaraan sepeda motor yg masaih layak pakai walaupun tdk mewah.

Semua itu terjadi saat kakak iparku kehilangan dompet tempat menaruh uang dan surat- surat tanda identitas diri. Kakak iparku minta di antarkan ke kantor pemerintahan tempat mengurusi surat-surat dokumen itu. Memang jaraknya agak lumayan jauh kendaraannya agak sulit. Aku menyanggupi karena aku merasa kasihan dan dikarenakan aku mempunyai waktu di sela-sela jam kerja. Aku janjian mau berangkat agak pagi agar bisa langsung berangkat kerja dan tidak telat.

Tiba pada saat yg ditentukan. Kakak iparku kembali mengingatkan karena takut aku melupakan janji itu.lewat Bb mesenger. Togel Singapore
Sebut saja kakak iparku dengan nama Ella. Dan aku Roy.
Ella : Roy besok jadi ya antar kak Ella ke kantor asuransi.
Roy : iya jd kak. ( balas pesan ku)
Ella : ok deh. Besok kak Ella ke rumah Roy biar tidak bolak-balik.
Roy : iya kak Ella. Nanti Roy bangun pagi langsung bersiap-siap.

Tiba pada saat yg ditentukan kak Ella datang tepat waktu disaat Aku sdh siap untuk berangkat.setelah Aku dan Kak Ella berpamitan pd Istriku kami langsung berangkat menuju kantor asuransi. Kami tiba setelah 30 menit perjalanan. Tp walaupun kami tiba msh pagi. Di kantor asuransi milik pemerintah itu antrian orang yg mengurus asuransi sdh panjang.dan kami mendapatkan nomer antrian cukup jauh jg. Jadilah kami harus menunggu lg. Dengan sikap agak canggung kak Ella menyuruh Aku meninggalkannya untuk langsung pergi bekerja. Tp aku jg tidak tega dan kasihan untuk meninggalkanya. Togel SGP

Ella : Roy kamu langsung berangkat bekerja saja biar kak Ella menunggu antrian sendiri saja.
Roy : ngga apa kak Ella. Biar Roy tunggu sebentar lagi.
Ella : nanti kamu telat masuk kerja loh.
Roy : Ngga apa kak. Waktunya masih cukup kok.
Ella : baiklah tp nanti klo sdh mau berangkat kerja kamu langsung berangkat saja.
Roy : baik kak...

Setelah menunggu cukup lama dan waktunya agak mendesak aku jd bimbang mau berangkat kerja atau tidak. Dan akhirnya aku memutuskan untuk ijin tidak masuk kerja. Aku merasa kasihan dan iba kalau kak Ella harus menunggu dan pulang kerumah sendiri. Aku ijin tidak masuk kerja dengan alasan ada urusan keluarga. Memang di tempat kerja ku tidak terlalu sulit untuk minta ijin apabila ada urusan penting. Togel Hongkong

Setelah meminta ijin tidak masuk kerja aku tetap menunggu kak Ella di depan kantor asuransi itu. Sementara kak Ella masih sibuk mengurusi di dalam. Selang waktu beberapa lama aku mendapatkan pesan singkat dari kak Ella menanyakan keberadaan ku.

Kak Ella terkejut mendapati bahwa aku masih menunggu dan tidak berangkat bekerja.Aku pun menjelaskan bahwa aku ijin ke kantor untuk mengurusi keperluan keluarga. Kak Ella pun mengerti dan kembali melanjutkan kegiatan nya mengurusi surat-surat asuransi yg di perlukan.
Setelah menunggu cukup lama kak Ella pun keluar dan langsung menghampiriKu yg sedang menunggu di luar kantor asuransi.

Ella : Roy kenapa kamu tidak masuk kerja.
Roy : ngga apa kak. Roy tidak tega meninggalkan kak Ella.
Ella : Maaf ya Roy jadi merepotkan kamu.
Roy : ngga apa kak...

Kode Alam - Kami pun langsung berangkat pulang menuju rumah kak Ella. Tidak berapa lama kami tiba di rumah kak Ella. Rumah kak Ella berada tidak jauh dari rumah orang tua Istriku. Kak Ella memutuskan untuk pindah rumah dan ngontrak karena mencoba untuk mandiri. Kontrakan kak Ella berada dalam satu komplek kontrakan yg rata-rata dihuni oleh karyawan swasta dan penghuninya pergi bekerja pada pagi hari jd otomatis suasana di komplek kontrakan kak Ella agak sepi. Saat tiba kak Ella mempersilakan aku untuk singgah minum dan istirahat sejenak melepaskan lelah perjalanan.

Ella : Roy minum dan istirahat sebentar biar capenya hilang dulu.
Roy : iya kak terima kasih.

Aku memutuskan untuk istirahat sebentar karena tidak enak menolak ajakan kak Ella. Sambil istirahat kami pun minum dan mengobrol membahas masalah urusan di kantor asuransi tadi. Kami ngobrol dan kak Ella tidak lupa memberi nasehat kepada aku tentang masalah keluarga. Agen Togel

Lama-lama kak Ella pun menceritakan masalah yg sedang dialami didalam keluarganya. Ia menceritakan bahwa suaminya jarang pulang dan sekarang ada kabar-kabar tidak mengenakan kalau suaminya sdh mempunyai Wanita Idaman Lain. Tp ia jg menceritakan bahwa ia tetap tegar menghadapi semua masalah yg sedang dihadapinya. Aku pun hanya bisa memberikan kata-kata semangat agar kak Ella tetap sabar dan tabah menghadapi semua masalah yg dihadapi. Tidak lupa aku jg memberi kata-kata candaan agar suasana agak cair dan tidak kaku.dan kata-kata candaan ku berhasil membuat suasana menjadi cair dan tidak kaku.

Lama kelamaan candaan kami semakin santai dan kak Ella menjadi nyaman. Secara tidak sadar Kami pun berbicara dan membahas masalah-masalah pribadi tentang masalah hubungan suami istri. Aku dan kak Ella pun terhanyut terbawa suasana dan tidak menyadari bahwa kami mulai melewati batas-batas pembicaraan yg pribadi. Aku pun semakin berani menanyakan apakah kak Ella masih suka menonton film dewasa / porno.

Roy : kak masih suka nonton film bokep ngga.
Ella : masih tp sekarang sdh jarang.
Roy : kenapa kak Ella. Ngga ada pelampiasan ya. ( sambil tertawa kecil).
Ella : ngga lg banyak pikiran aja Roy.
Roy : aahhhh yg bener kak Ella. Angka Jitu
Ella : eehhhh... Ya kata kamu jg ada benarnya sih Roy...heheheh.( sambil tertawa kecil).
Kami pun tertawa bareng.....
Ella : memangnya kamu msh simpan film dewasa Roy ( tanya kak Ella serius).
Roy : ada sih tp ngga banyak sdh di hapus takut Hp nya lemot...
Ella : masih ada film yg ada ceritanya.( ya kak Ella memang senang film porno yg ada tema dan ceritanya).
Roy : masih kak.( sambil memgeluarkan Hp dan langsung mensetel film porno yg di maksud dan menyerahkan kepada kak Ella).

Dengan malu2 kak Ella mengambil Hp ku dan kami langsung menontonnya bareng. Suasana menjadi sepi karena kak Ella sibuk menonton adegan demi adegan di film sementara aku hanya terdiam. Lama-lama kak Ella kuperhatikan mulai gelisah dan mulai terangsang. Aku pun jd ikut terangsang melihat adegan di film dan kondisi kak Ella.

Tanpa terasa kondisi tubuh kami semakin dekat karena ingin menonton dari layar Hp yg tidak terlalu besar. Tubuh kami pun semakin lama semakin rapat. Tak terasa kami pun akhirnya bersentuhan. Aku yg merasakan sentuhan ditubuh semakin merasakan rangsangan yg bertambah begitupun kal Ella.

Lama kelamaan aku tidak sanggup menahan lg rangsangan yg bertambah besar memberanikan diri untuk menyentuh tubuh kak Ella. Begitupun kak Ella karena sdh terangsang ia hanya diam saja dan terus memperhatikan adegan di film. Karena merasa tidak ada penolakan aku semakin berani untuk menyentuh payudara kak Ella dari luar pakaian. Ia pun tetap diam dan tidak menolak. Merasa tidak ada penolakan aku pun memasukan tangan ku kedalam pakaian kak Ella dan menyentuh langsung payudara kak Ella. Kak Ella hanya mendesah merasakan sentuhan yg aku berikan. Merasakan agak sulit terhalang pakaian kak Ella aku punmemberanikan diri untuk membuka pakaian kak Ella.(ya tentunya aku bertanya dulu). Togel HK

Roy : kak Roy buka ya baju nya.
Kak Ella tidak menjawab hanya menganggukan kepala memberikan persetujuan. Aku langsung membuka baju kak Ella dan Bh nya jg. Sekarang kak Ella telah setengah telanjang. Kak Ella kembali meneruskan menonton sementara Aku sibuk memainkan payudara kak Ella yg ukurannya cukup besar menurut ku. Mungkin ukurannya 36b. Agak lama aku memainkan payudara kak Ella aku lalu turun mengelus vagina Kak Ella dari luar celana panjangnya kak Ella. Aku pun ijin untuk membuka resleting celananya karena kesulitan menjangkau vagina kak Ella.

Kak Ella pun menganggukan kepala memberikan persetujuan. Aku pun langsung menurunkan resleting kak Ella dan langsung memasukan tanganku kedalam celana kak Ella. Kembali kak Ella mendesah saat tanganku menyentuh vaginanya. Aku memainkan klitorisnya dan mulai memasukan jariku ke liang vagina kak Ella. Kak Ella trus mendesah ia pun merebahkan tubuhnya dilantai. (Ya Kami memang duduk dilantai karena kontrakan kak Ella hanya satu kamar layaknya kontrakan sederhana dan tidak ada kursi).karena posisi kak Ella telentang dilantai Aku pun semakin leluasa mengocok liang vagina kak Ella.

Togel Sydney - Lama kelamaan kak Ella makin terangsang tanpa aku minta tangan kak Ella langsung menyentuh kemaluan ku yg masih terbungkus celana. Kak Ella terusmencari celah untuk menyentuh langsung batang Penis ku yg sdh tegang dan berdiri kencang.kak Ella mencoba membuka resleting celana ku dan gantian memasukan tangannya untuk menyentuh langsung batang Penis ku. Setelah berhasil menyetuh batang Penis ku kak Ella langsung mengocok batang Penis ku yg lumayan besar. Merasa kurang puas kak Ella pun duduk dan menarik celanaku untuk membukanya dan akhirnya kak Ella berhasil membuka celanaku, kak Ella terkagum melihat batang Penis ku yg berdiri mengacung tegak dan besar membulat. Tanpa di minta kak Ella langsung menunduk dan mengulum batang Penis ku. Aku hanya terpaku dan menikmati serangan yg dashyat dari kak Ella.


Roy : aaaaahhhhh terus kak. Enak sekali......
Kak Ella sangat bernafsu mengulum Penis ku, di barengi sambil mengocok Penisku. Dari raut wajahnya terlihat kalau kak Ella sangat kehausan berhubungan badan. Tanpa di minta kak Ella berdiri lalu berjongkok menaiki tubuh ku yg duduk bersandar dilantai. Kak Ella jongkok dan mengarahkan liang vaginanya ke arah batang Penisku yg tegak berdiri dan sdh basah oleh air liur kak Ella. Dengan perlahan kak Ella mengesekan vaginanya ke batang Penisku untuk memberi jalan batang Penisku masuk ke liang vaginanya.

Togel Senin - Kak Ella menggoyang-goyangkan pinggulnya dan akhirnya Penis ku masuk ke liang Vaginanya. Setelah batang Penisku masuk kak Ella terdiam sejenak merasakan desakan batang Penisku di dinding vaginanya. Kak Ella mulai menggerakan dan menggoyang pinggulnya seirama maju mundur dan berputar membuat aku bertambah kenikmatan. Kak Ella semakin intens dan teratur menggoyangkan pinggulnya. Sambil memeluk aku. Kak Ella pun menyodorkan payudaranya yg mempunyai ukuran lebih besar dari istriku mungkin berukuran 36B ke arah mulutku dan aku pun menyambutnya dan langsung menyedot puting susunya yg sdh tegak lurus.

Ella : trus Roy sedot puting kak Ella....oohhhh....aaahhhhh....

Suasana komplek kontrakan yg sepi sangat mendukung kegiatan kami berdua walaupun pintu tidak ditutup dan kami bersetubuh di lantai ruang tamu. Kak Ella semakin mempercepat goyangannya aku pun semakin kencang menyedot puting susu kak Ella. Kak Ella pun memberi tanda bahwa ia akan mengalami orgasmenya dan semakin mempercepat goyangannya. Dan akhirnya tubuh kak Ella bergetar hebat dan mulai meracau tidak karuan.

Ella : aahhhhh Roy kak Ella sdh mau keluar nih.....
Roy : tahan dulu kak biar kita bs keluar bareng...
Ella : kaka sdh tidak kuat Roy....
Dan akhirnya kak Ella bergetar kencang..
Ella : aaaahhhhhhh.....

Ia pun mulai memperlambat gerakannya dan duduk terkulai di atas pangkuanku. Aku yg blm mendapatkan orgasme langsung melepaskan hisapan di payudara kak Ella dan langsung membaringkan tubuh kak Ella dilantai. Aku pun tanpa membuang waktu langsung menindih tubuh kak Ella dan langsung mengarahkan Penisku ke liang vagina kak Ella. Aku menggenjot vagina kak Ella dengan cepat karena sdh tidak tahan untuk menggapai orgasme jg. Dan akhirnya aku mengalami orgasme yg hebat.

Roy : aaahhhhh. Kak, Roy mau ngecroot nih...aahhhhh.....
Ella : keluarin didalam saja Roy...
Roy : baik kak..

Aku pun menumpahkan cairan spermaku didalam liang vagina kak Ella. Kak Ella pun mendesah kembali merasakan tumpahan cairan spermaku yg hangat di dinding vaginanya...

Ella : ooohhhh nikmat banget Roy...

Aku pun terkulai lemas diatas tubuu kak Ella yg telanjang bulat dilantai.
Sesaat kami terdiam merasakan lelah petualangan sex kami. Setelah beberapa saat aku berdiri untuk membenahi pakaian ku yg tercecer dilantai. Kami msh terdiam tanpa kata-kata merasa menyesali petualangan kami. Tp tidak kami ingkari kami pun sangat menikmati petualangan kami.aku pun langsung membuka pembicaraan meminta maaf atas kekhilafan ini.Roy : maafkan Roy kak Ella. Sudah lancang dgn kak Ella.

Ella : kak Ella maafkan Roy. Ini jg kesalahan kak Ella yg mengijinkan semua ini terjadi.kak Ella harap ini jd rahasia kita saja Roy.
Roy : iya kak ini akan jd rahasia kita saja.

Kami pun langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan sisa-sisa petualangan kami. Setelah selesai mebersihkan sisa cairan dan mandi keramas aku pun pamit untuk pulang kerumah.

Roy : kak, Roy pamit pulang dulu.
Ella : iya Roy kamu hati-hati dijalan.

Aku pun langsung menghidupkan sepeda motorku dan bergegas pulang.
Meninggalkan kak Ella sendiri istirahat di rumahnya.
Dalam perjalanan aku masih tidak menyangka bs mensetubuhi kak Ella.
Ada rasa bersalah tp ada rasa yg lebih besar untuk kembali merasakan petualangan sex dengan kakak iparku. Kak Ella..

Nikmatnya bercinta bertiga

SarangTogel - Namaku Ryan. Usiaku 28 tahun. Aku akan menceritakan tentang kisah kehidupanku yang kemudian mengubah pola pikirku dalam memahami cinta dan nafsu.

Kisah ini terjadi beberapa tahun yang lalu saat aku mempunyai seorang pacar yang sedang mengerjakan skripsi guna menyelesaikan studi S1-nya. Sebagai seorang pacar aku selalu mencoba menemaninya mengerjakan skripsi namun di sisi lain sebagai seorang karyawan aku pun harus mengutamakan pekerjaanku. Kisah ini terjadi pada 28 Juli 2004 di suatu senja di kota K.

"Hallo Ryan.. 'Met sore" Risa pacarku meneleponku.

O ya, sebagai gambaran, aku mempunyai pacar yang sangat cantik, wajahnya hampir mirip artis yang sering tampil di layar televisi, bodynya sexy, montok, serta ukuran BH-nya 36 B.


"Hallo juga Risa, lagi dimana nih?"
"Aku di rumah, eh kamu ada acara nggak?"
"kalau ya kenapa dan kalau nggak kenapa"
"Eku mau minta tolong dong, ortuku kan lagi pergi ke Jakarta. Di rumah aku sendirian, aku mau garap skripsi. Mau nggak nemenin aku?"
"Kapan?"
"Setahun lagi.. Gimana sih ya sore ini dong"
"Yah kalau sore ini aku nggak bisa, aku udah janjian ama temen bisnisku untuk merancang pembuatan proposal proyek"
"Ya udah kalau nggak bisa aku minta temenin temen kampusku aja biar sekalian busa diskusi"

Aku kemudian bergegas untuk pergi dengan teman bisnisku, sebenarnya ingin sekali aku menemani Risa, namun apa boleh buat karena aku berpikir bisnis ini kan juga untuk masa depan kami berdua, jadi nggak mungkin aku batalkan. Sementara Risa kemudian mengajak temennya Rico yang memang sudah kukenal untuk menemaninya mengerjakan skripsi. Rico ini adalah sahabat Risa, teman sekampusnya. Kalau kulihat dari tatapan matanya aku tahu betul kalau Rico itu naksir kepada Risa, apalagi memang Risa orangnya sangat friendly dan cantik lagi sehingga siapapun lelaki pasti tak akan menolaknya ketika diajak menemani. Togel Singapore

Acara dengan rekan bisnisku ternyata tidak berlangsung lama, karena ternyata ia ada saudaranya yang meninggal sehingga harus segera pergi. Di satu sisi aku girang juga karena aku segera dapat menemani kekasihku Risa. Segera kupacu mobilku menuju ke rumahnya. Sengaja aku tidak meneleponnya karena aku akan memberi kejutan kalau aku bisa menemaninya. Terbayang wajahnya yang cantik, aku ingin memeluknya dan segera berduaan dengannya. Tiba-tiba di tengah jalan aku teringat kalau ia tadi sudah menelepon temannya Rico. Entah mengapa tiba tiba aku jadi cemburu membayangkan mereka lagi berduaan dan bercanda ria. Padahal aku biasanya tidak merasakan ini karena aku paham betul siapa Rico.

Pukul 20.00 tepat sampailah aku di rumah Risa. Sayup-sayup kudengar orang tertawa-tawa dari dalam, sepertinya mereka tidak menyadari ada orang yang datang. Kuurungkan niatku untuk menekan bel, aku ingin tahu apa yang sedang mereka lakukan, sehingga aku mencoba mengintip dari jendela kaca. Kulihat mereka lagi bercanda, apalagi Rico orangnya memang pintar melawak. Ada perasaan cemburu dalam dadaku melihat keasyikan mereka berdua. Sesekali kulihat Risa mencubit Rico karena saking gemasnya. Aku betul-betul tak tahan melihatnya. Langsung kubuka pintu depan rumahnya, hingga membuat mereka terkejut. Togel SGP

"E Ryan.." Serempak mereka mengucapkan itu melihat kedatanganku.

"Katanya garap skripsi kok malah asyik berduaan gitu?" bentakku ke Risa, karena cemburukku yang tidak terkontrol.

"Iya.. Kita kan lagi istirahat dulu" jawab Risa sambil tergagap. Kulihat Rico hanya diam saja mematung. Nampaknya ia tidak mau terlalu ikut campur karena "internal" kami.
"Kok nggak ada buku-bukunya?" tanyaku dengan kesal.

Tanpa menunggu jawaban kemudian aku keluar sembari membanting pintu menuju mobilku yang kuparkir di halaman. Aku sendiri tidak paham kenapa aku bisa secemburu ini padahal aku juga sudah kenal baik dengan Rico dan aku pun paham meski pun kadang Risa agak sedikit genit namun dia tidak mungkin melakukan hal yanhg aneh-aneh dan melebihi batas. Togel Hongkong

Aku masuk ke mobilku dan kustarter mobilku, tiba-tiba Risa keluar dari rumah dan berteriak-teriak memanggil namaku.

"Ryan.. Ryan.." Ia langsung masuk ke mobillku.
"Kamu kenapa sih Ryan kok nggak biasanya kamu begitu?"

"Gak usah banyak tanya, kan udah jelas kamu ini nggak tahu diri, aku lagi susah-susah untuk berusaha mengerjakan bisnis untuk masa depan kita berdua tapi kamu malah enak-enakan, bermesra-mesraan dengan Rico"

"Kamu jangan salah paham Ryan.. Kok tega kamu menganggap aku serendah itu, aku kan hanya minta tolong sama rico apalagi dia yang lebih paham masalah skripsi ini.. Kamu jahat Ryan" Risa mencoba menjelaskan sambil menangis.

Togel Hk - Melihatnya menangis aku menjadi iba, teringat aku akan kebaikannya, lucunya, keceriannya, bibir seksinya. Sejenak aku diam, kemudian kurengkuh badannya dalam pelukanku.

"Tapi kamu nggak selingkuh kan sayang?"

Risa menggeleng, kuseka air matanya, kuelus pipinya kemudian kukecup bibirnya. Ia membalas, lidah kami saling bertautan.

"Uhh.., ogh.." ia melenguh ketika sambil kucium bibirnya tangan bergerilya ke payudaranya.
"Uhh Ryan.. Aku sayang kamu" ciuman lidahnya makin panas dalam mulutku, sementara tanganku terus bergerilya pada dua buah dadanya yang montok.

Aku tahu betul kalau Risa ini paling tidak tahan ketika dadanya di sentuh, apalagi kalau putingnya di pegang pasti langsung mengeras bagaikan tersengan listrik 3000 volt.

"Ahh.. Uh.. Ryan.. Aku nggak tahan, kita lanjutin di kamar yuk.. Gak enak kalau kelihatan orang"

Togel Sydney - Wajah Risa memerah, nampak sekali kalau ia menahan gairah yang luar biasa. Tanpa banyak bicara langsung kupapah Risa sambil terus berangkulan menuju kamarnya. Kulihat di ruang tengah Rico tak ada, mungkin ia sedang di belakang. Tapi kami tak ambil pusing, langsung kubawa Risa ke kamarnya. Tanpa sempat menutup pintu sehingga agak terbuka sedikit. Kurebahkan tubuh Risa di kasur, kuciumi bibirnya, pipinya dan tak ingun kulepaskan.

"Ohh.. Ryan.. Uh.. Nikmat sekali" Risa terus menggelinjang ketika kubuka bajunya.

Tersembul di depan mukaku dua buah gunung yang masih terbungkus kain meski tidak menutupi semuanya. Putih bersih begitu indah dan menggairahkan. Kuciumi kembali 'buah' yang masih tertutup itu.

"Uh.. Ogh.. Uh.. Ogh.."

Desahan suara Risa semakin menggairahkan aku untuk terus memainkan payudaranya. Perlahan kubuka kait tali BH nya dari belakang, sedikit demi sedikit kutarik semua BH nya.

"Oh.."

Lenguhan Risa semakin kencang. Sejenak kupandangi dua buah gunung yang sudah tak berkain lagi, tampak putingnya yang kecoklatan mengeras tegak seolah memanggilku untuk segera menjilatnya

"Kok dipandangi aja sih.. Cium dong". Angka Jitu

Risa memintaku seakan tak sabar untuk segera memintaku melumat habis putingnya. Kudekatkan perlahan kepalaku di dadanya. Kujilat-jilat kulit di sekitar putingnya sembari menggodanya untuk memberikan sensasi yang luar biasa.

"Oh.. Oh, ogh," Risa merintih ketika lidahku tepat berada di putingnya. Kubasahi putingnya dengan ludahku.
"Aughh.. Ohh.. Ogh.." Rintihan dan lenguhannya makin keras saat kutarik putingnya dengan mulutku..
"Ohh.. Ambil semua Ryan.. Ambil semua.. Aku milikmu Ryan" napas risa semakin tak beraturan menggelinjang ke kanan ke kiri bagai cacing kepanasan.

Sementara itu akibat kelalaian kami tak menutup pintu, sepasang mata terus mengamati aktivitas yang aku dan Risa lakukan. Di luar sepengetahuanku, Rico ternyata mengintip perbuatan kami. Memang bukan sepenuhnya dia yang salah tapi juga karena keteledoran kami yang karena terlalu asyik tidak sempat menutup pintu.

Aku terus mencumbu Risa, kujilat perutnya dan terus kebawah. Pelan namun pasti kubuka celana jeans Risa, tangannya secara refleks juga ikut membantu menurunkan celananya. Terlepaslah celana jeans biru Risa, kini yang tertinggal hanyalah celana dalam warna pink yang di dalamnya tampak gundukan hitam yang ditumbuhi rambut ynag cukup lebat.

"Oh.. Rico.." Teriak tertahan Risa yang makin terangsang, sambil menggigit bibir menahan gelora nafsu yang kian panas.
"CD-mu lepas sekalian yah?"
"Ehm.." Ungkap Risa sembari menggangguk, seakan tak mampu lagi untuk mengeluarkan kata-kata.

Kini Risa telah telanjang bulat di depanku, bodynya betul-betul menggairahkan membuat 'adik' kecilku yang masih tersimpan di celana berontak meminta untuk keluar ikut bergabung.

"Kamu lepasin juga dong pakaianmu.. Kan nggak adil kamu masih lengkap aku dah telanjang bulat gini"

Tanpa banyak bicara kulepaskan seluruh pakaianku, hingga keluarlah senjataku yang telah berdiri tegak dan bersiap menjemput mangsanya. Kutundukkan kepalaku untuk menciumi gundukan bukit kecil Risa yang ditumbuhi hutan hitam yang lebat.

"Ohh.. Uhh.. Ugh" teriakan Risa makin tak beraturan, apalagi saat kutemukan benda kecil bagai kacang berwarna merah dan basah. Sejenak kupandangi kemudian kembali kusapu dengan lidahku meminum sari-sari kacang itu dengan nikmatnya. Togel Senin
"Ah.. Ryan.. Kamu pintar sekali, terusin Ryan.. Terusin" sambil menggelinjang tangan Risa mencari-cari sesuatu. Ups.. Akhirnya ia dapatkan juga tongkatku yang sudah tegak.
"Oh.. Oh.." aku pun mendesah geli ketika tongkatku dipegang tangan halusnya, perlahan tongkatku dikocoknya.
"Uh.. Uh.." Aku semakin tak tahan merasakan sensasi yang begitu nikmat.

Tiba-tiba Risa bergerak memutar tubuhnya hingga mulutnya persis berada di 'adik' kecilku seolah ia mau berdiskusi lebih jauh dengan 'adik'ku yang gagah. Sedangkan mulutku juga tepat berada di bukit yang di tengahnya terdapat lorong ditutup kacang. Kami bermain dengan gaya 69.

"Oh.. Uhh.. Ogh.."
"Ah.. Uh.. Slurp.. Slurp.." Bunyi gesekan mulut dan tongkat serta mulut dan gua makin keras terdengar. Kami asyik dengan mainan kami masing-masing hingga berlangsung sekitar 20 menit.
"Ryan.. Aku nggak tahan lagi, masukin dong tongkatmu ke guaku" Rengek Risa sambil terus berdiskusi dengan tongkatku, dijilatnya tongkatku hingga licin, bahkan sesekali telornya pun ia cicipi juga.
"Ryan.. Please.. Cepetan donk.. Aku nggak tahan lagi.."
"He eh.." Jawabku sambil terus menikmati kacangnya..
Beberapa saat kemudian kuputar badanku pada posisi semula. Risa mengangkangkan kakinya hingga gundukan bukit itu nampak jelas sekali. Hutannya yang hitam dan rimbun membuat pemandangan tampak begitu indah, begitu pula 'kacang basahnya' yang melambai-lambai. Wajahnya yang merah, bibirnya yang seksi menahan gairah semakin menambah kecantikannya malam ini.


"Cepetan dong Ryan.." Perlahan namun pasti kugerakkan tongkatku menuju gua yang lebat itu
"Ouhh.." Risa merintih saat kepala tongkatku mulai masuk kemulut gua yang sudah basah dan licin.
"Ah.. Ouh.. Ohh."
"Oh.. Oh.. Uhh.."

Desahannya dan desahanku bersahutan tatkala pelan-pelan batang tongkatku masuk ke dalam gua. Sejenak tongkat itu kutarik keluar kemudian kumasukkan lagi dengan sangat perlahan.

"Ahh.. Ouhh.. Nikmat sekali Ryan.. Ohh"
"Aku sayang kamu Risa" Nomor Jitu
"Aku juga Ryan.. Oh nikmat sekali.. Ohh"

Tongkatku terus bersenam maju mundur di dalam gua Risa. Sementara itu mulutku juga terus bergerilya di gunung kembar Risa.

"Ahh.. Ryan.. Oh.. Terus Ryan.. Dalem lagi.. Ohh" Risa terus menggelinjang ke sana ke mari, pantatnya juga terus bergoyang bagaikan Inul di atas panggung.
"Oh.. Oh.. Aku tak tahan lagi Ryan.. Tongkatmu enak sekali, aku hampir sampai.. Terus Ryan lebih keras lagi.. Ohh"
"Ahh.. Uhh.. Uh.. Aku juga hampir keluar sayang, dikeluarkan dimana? Di luar apa di dalam?"

Tiba-tiba ada sesuatu lahar panas yang akan segera muntah dari tongkat kenikmatanku.

"Di dalam aja biar nikmat.. Oh.. Uh.." Cret.. Cret.. Crett.. Keluarlah lahar panas dari tongkatku.
"Ohh.. Aku sampai.." Pada saat yang bersamaan Risa juga sampai pada puncaknya.
"Uhh.. Ogh.."

Lolongan panjang kami mengakhiri pertempuran pertama yang luar biasa nikmatnya. Perlahan nafas kami teratur kembali seperti turun dari puncak kenikmatan yang sensasional.

Prakk.. Tiba-tiba terdengar suara vas bunga tersenggol, aku dan Risa saling berpandangan, terkejut sekaligus sadar kalau Rico masih ada di ruang tengah.

"Risa.. Rico kan belum pulang?"
"Belum.. Kamu sih terlalu bernafsu.."
"Habis kamu juga sih.. Terlalu menggairahkan he he.."
"Jangan-jangan dia lihat kita?"
"Biarin aja deh, kan malah lebih sensasional"
"Dasar Gabrut kamu.."
"Eh Risa, aku punya ide"

Tiba tiba muncul dalam benakku untuk mengajak Rico ikut serta dalam permainan kami, seolah aku sudah lupa kalau tadi sempat merasa cemburu dengan keberadaannya.

"Ide apaan?"
"Gimana kalau Rico kita ajak sekalian main dengan kita"
"Maksudmu?" Kode Alam
"Kita ajak dia untuk bercinta bersama, kan lebih asyiik.. Pasti jauh lebih nikmat"
"Ah gila kamu.. Gak mau emangnya aku cewek apaan.."
"Bukan begitu, pasti lebih sensasional. Percayalah ini tidak akan mempengaruhi hubungan kita. It's just sex not love. Aku juga tetap mencintaimu"

Sejenak Risa berpikir, mungkin ia menganggap ideku sangat gila, tapi entah kenapa tiba-tiba bulunya merinding dan tampak wajahnya bergairah, mungkin ia membayangkan permainan tersebut. Namun ia juga tidak mau kalau tampak menggebu menginginkan permainan itu karena bagaimana pun kami memang saling mencintai.

"Apa kamu serius Ryan?"
"Serius" aku coba meyakinkan Risa.
"Kamu nggak cemburu kalau aku main seks juga dengan Rico?"
"Ya enggaklah kan aku yang minta, asalkan ada aku"
"Kamu nggak ngambek lagi kayak tadi saat liat aku hanya bercanda dengan Rico"
"Enggak.. Percayalah.. Ini mungkin malah akan membuat hubungan kita semakin dewasa"
"Terserah kamulah" Risa akhirnya pasrah, yang penting tak mengubah apapun pada hubungan kami, karena tiba-tiba ia pun mulai bergairah.
"Ok kalau gitu aku akan bicara ama Rico"

Togel Online - Aku segera turun dari ranjang, kupakai celanaku kemudian aku keluar dari kamar. Kulihat Rico lagi merokok di ruang tengah, dari wajahnya nampak ia sangat gelisah melihat permainan tadi, mungkin ia juga sangat terangsang tapi tak ada pelampiasan. Kaget ia ketika melihatku melangkah ke arahnya.

"Eh Ryan.."
"Ric.. Sori ya perlakuanku tadi, aku agak emosi karena badanku lagi capek, pikiranku juga stress akibat kerjaan"
"Gak pa-pa kok Ryan.. Aku paham, biasalah dalam setiap berhubungan, cemburu itu kan tanda sayang" ungkapnya sok bijak dan arif.
"Sori juga tadi kamu kami tinggal sendirian di ruang tengah"
"Gak pa-pa kok"
"Tapi tadi kamu lihat kan aku ngapain dengan Risa?"
"Enggak.. Aku nggak.. Tahu.." Katanya agak gugup.
"Gak usah bohong Ric.. Aku nggak pa-pa kok, kita kan udah sama-sama dewasa, malah kalau kamu mau boleh kok kalau kamu ikutan"
"Maksudmu?"
"Iya kalau kamu mau, kamu boleh kok ikutan"
"Ikutan apaan?"
"Ikutan bermain seperti yang kamu lihat tadi"
"Apa aku nggak salah denger?
"Enggak.. Tadi aku juga udah bicarakan ama Risa, Risa juga setuju kok, itung-itung ini sebagai tanda maaf kami berdua, lagian kamu kan juga udah lihat semuanya"

Rico tercenung, mungkin ia tak percaya dengan apa yang barusan ia dengar, ia seolah sedang bermimpi. Tapi aku segera menyadarkannya.

"Yuk kita ke kamar.. Kasihan Risa dah menunggu lama" kutarik tangan Rico untuk ikut ke kamar Risa.

Begitu masuk kamar, nampaklah Risa sedang telentang di tempat tidur sambil diselimuti sedikit di bagian bawah perutnya. Rico melongo melihat pemandangan yang luar biasa, paha yang putih mulus, dada yang indah membusung, pemandangan yang mungkin selama ini hanya ia bayangkan saat melakukan onani karena aku pun tahu kalau memang sudah sejak lama ia sangat tertarik dan bernafsu ketika melihat Risa. Namun sejauh ini ia cukup tahu diri karena Risa sudah ada yang punya. Tapi kini Rico melihat Risa yang betul-betul dalam posisi menantang, atas ajakanku sendiri yang merupakan pacarnya Risa.

"Kok diem Ric, kenapa?" Sapa Risa memecahkan kesunyian.

Kulihat sebenarnya Risa agak gugup dipandangi seperti itu. Apalagi kini di depannya ada dua lelaki yang selama ini memang dekat dengannya yang satu sahabatnya yang satu adalah pacarnya. Atau mungkin ia juga membayangkan sebentar lagi kedua orang dekatnya itu akan menjamah tubuhnya dan memberikan kenikmatan kepadanya. Kulihat pancaran wajahnya sangat bergairah. Sedangkan aku sendiri juga tidak tahu kenapa, saat ini sama sekali tidak ada rasa cemburu sedikit pun, malah yang justru aku sangat terangsang menghadapi permainan yang akan segera kami mulai.

"Yuk Ric kita mulai pestanya" Kuajak Rico segera mendekat ke Risa.

Kulepas semua baju yang ada di tubuhku, juga kuminta hal yang sama dengan Rico. Kini kami bertiga dalam keadaan yang sama-sama telanjang. Kulirik tongkat Rico yang sudah tegak, dari sisi ukuran memang tak jauh beda. Namun masing-masing punya kekhasan tersendiri. Punyanya agak melengkung sedangkan punyaku menjulang dengan kokohnya.

Aku memulai duluan dengan merundukkan kepalaku pada bagian bawah perut Risa. Hutannya yang lebat kuciumi dengan seksama.

"Ouh.. Ouh.." Risa merintih kenikmatan.

Rico pun tidak mau ketinggalan, ia mengambil bagian pada wajah Risa. Ia ciumi bibir Risa dengan lembutnya. Bibir sensual yang selama ini hanya ada dalam bayangannya.

"Ouh.. Ogh.. Uh.." Risa tak tahan menahan sensasi serangan bawah atas, tubuhnya menggeliat ke sana ke mari, pantatnya bergoyang bagai tampah yang sedang diputar-putar.

Sambil terus beradu bibir dengan Risa, tangan Rico bergerilya ke dalam payudara Risa yang ranum.

"Ouh.. Ou.." sensasi yang Risa rasakan makin menjadi-jadi.
"Hh.. Uh.." Desah nafas kami makin tak beraturan.

Sambil terus kujilati 'kacang basah' Risa, kulihat Rico mengubah posisi. Tongkatnya yang melengkung itu ia sodorkan ke mulut Risa. Dan Risa pun menyambutnya dengan antusias.

"Ouhh.. Ups.." Pelan dan pasti tongkat Rico keluar masuk dari mulut Risa.. Terkadang Risa melahapnya hingga hampir mengenai telurnya.
"Ohh.." Kudengar erangan Rico menahan kenikmatan dari mulut yang selama ini ia bayangkan. Sementara aku sendiri juga mengubah posisi, tongkatku yang sudah tegak kucoba untuk kumasukkan ke dalam tempat 'kacang basah' Risa.
"Aauuww.. Ohh.. Auww" Risa berteriak tertahan menahan kenikmatan tongkatku, namun tertahan suaranya oleh tongkat Rico yang sedang maju mundur.

Kulihat wajah pacarku ini benar-benar cantik dan menggairahkan dengan dua buah tongkat yang sedang memasuki lubang atas dan bawahnya. Kugerakkan tongkatku maju mundur mengikuti gerakan Rico yang juga maju mundur dalam mulut Risa.

"Ohh.. Ua.. Uuaoww" berbagai suara-suara tertahan serta desahan nafas memecah kesunyian malam itu.

Setelah berlangsung selama 10 menit, kemudian Rico menoleh ke arahku, meski ia tak bicara tapi aku mengerti kalau ia minta ijin kepadaku untuk tukar posisi, karena ia ingin merasakan juga nikmatnya 'kacang basah' Risa. Kami pun bertukar tempat. Tongkat Rico di bawah, sedangkan tongkatku di mulut Risa.

"Ouhh.. Ohh.." Tongkatku maju mundur dalam mulut Risa, kadang kepalanya ia jilat, kadang batangnya bahkan kadang seluruhnya ia telan.
"Ouhh enak sekali Ris.. Punya kamu masih seret.. Ohh" Terdengar Rico meracau merasakan nikmatnya gua Risa.
"Ris, kamu makin cantik sekali, dengan wajah penuh permen gitu.. Ohh" matanya melotot kugodain seperti itu, tapi makin tambah nikmat.
"Ohh Ris.. Dada kamu montok sekali.. Ohh"
"Ahh.. Kamu menggairahkan sekali Ris.."
"Auh.. Ohh" sensasi yang kami rasakan makin menjadi.

Mata Risa berkejap-kejap tanda ia sudah mau mencapai orgasme, aku hapal betul tanda-tanda ini karena aku sering bermain cinta dengan Risa.

"Ohh.. Ohh.." Di saat yang sama akupun juga merasakan hal serupa, akhirnya kutumpahkan seluruh lahar panasku kemulutnya. Crutt.. Crutt..
"Ups.. Ohh.."

Mulut Risa belepotan oleh cairan lahar panasku. Sebagian ia telan karena ia mempercayai akan membuatnya awet muda. Sedangkan Rico masih terus memompa, tapi kulihat ia pun hampir mengeluarkan lahar panasnya.

"Ohh.. Huu.. Ohhghh.."

Cret.. Cret.. Crret.. Tumpahlah lahar panas Rico yang ia keluarkan di perut Risa, sengaja ia tidak mau mengeluarkan di dalam karena takut resiko pada kehamilan Risa, meski sebenarnya Risa sudah meminum obat anti hamil.

Kami bertiga kemudian tergeletak lemas, namun puas setelah mencapai puncak bersama-sama. Karena Risa di rumah sendirian, maka semalam kami terus berpesta. Kadang aku dengan Risa, kadang Rico dengan Risa, kadang juga bertiga. Tapi yang pasti aku tidak dengan Rico karena aku masih waras bukan gay. Dan kulihat Risa sangat menyukai permainan ini.

Sejak saat itu hubunganku dengan Risa semakin mesra, tanpa ada rasa cemburu tapi semakin cinta. Dan rencananya kami juga akan segera menikah. Sedangkan petualangan kami terus berlanjut yang mungkin di lain waktu kuceritakan.