Perselingkuhan dengan Kakak Ipar ku yang Haus Seks

SarangTogel - Aku seorang lelaki yg menikahi wanita dari kalangan menengah dan sederhana. Istriku adalah anak ke 4 dari 8 bersaudara. Dari 8 bersaudara hanya 3 orang yg wanita termasuk istriku. Satu kakak iparku dan satu lg adik iparku, istriku posisinya berada di tengah-tengah.semuanya.semuanya sdh berkeluarga. Tp keluarga kakak iparku kurang harmonis mungkin di karenakan suami kakak iparku jarang pulang kerumah dikarenakan suami kakak iparku terlalu sibuk bekerja. Jd waktu untuk keluarga sangat sedikit. Dan akhir-akhir ini suami kakak iparku malah jarang pulang ke rumah dengan alasan sibuk mengurusi kerjaan dan tinggal di mess karyawan.

Tetapi kakak iparku termasuk istri yg sabar walaupun sering ditinggal suaminya. Ia pun tetap sabar menjaga keutuhan keluarga dan mengurusi anak2 nya. Ya kakak iparku sdh mempunyai 2 anak. Belakangan istriku sering bercerita kalau ada kabar- kabar tidak mengenakan mengenai suami kakak iparku. Bahwa suami kakak iparku jarang pulang bukan karena sibuk bekerja tp sdh mempunyai istri lg. Aku selalu menasehati istriku agar tidak menganggap serius kabar-kabar yg tidak jelas asal muasalnya. Tp dalam hati aku jg merasa kasihan melihat kondisi kakak iparku yg kasat mata terlihat sedih walaupun ditutup- tutupi. Togel Singapura

Tp kejadian itu pun tidak pernah aku perkirakan bs terjadi antara aku adan kakak iparku. Semua berawal dari permintaan kakak iparku yg sering meminta aku untuk mengantarkannya bila ada keperluan. Ya aku memang mempunyai kendaraan sepeda motor yg masaih layak pakai walaupun tdk mewah.

Semua itu terjadi saat kakak iparku kehilangan dompet tempat menaruh uang dan surat- surat tanda identitas diri. Kakak iparku minta di antarkan ke kantor pemerintahan tempat mengurusi surat-surat dokumen itu. Memang jaraknya agak lumayan jauh kendaraannya agak sulit. Aku menyanggupi karena aku merasa kasihan dan dikarenakan aku mempunyai waktu di sela-sela jam kerja. Aku janjian mau berangkat agak pagi agar bisa langsung berangkat kerja dan tidak telat.

Tiba pada saat yg ditentukan. Kakak iparku kembali mengingatkan karena takut aku melupakan janji itu.lewat Bb mesenger. Togel Singapore
Sebut saja kakak iparku dengan nama Ella. Dan aku Roy.
Ella : Roy besok jadi ya antar kak Ella ke kantor asuransi.
Roy : iya jd kak. ( balas pesan ku)
Ella : ok deh. Besok kak Ella ke rumah Roy biar tidak bolak-balik.
Roy : iya kak Ella. Nanti Roy bangun pagi langsung bersiap-siap.

Tiba pada saat yg ditentukan kak Ella datang tepat waktu disaat Aku sdh siap untuk berangkat.setelah Aku dan Kak Ella berpamitan pd Istriku kami langsung berangkat menuju kantor asuransi. Kami tiba setelah 30 menit perjalanan. Tp walaupun kami tiba msh pagi. Di kantor asuransi milik pemerintah itu antrian orang yg mengurus asuransi sdh panjang.dan kami mendapatkan nomer antrian cukup jauh jg. Jadilah kami harus menunggu lg. Dengan sikap agak canggung kak Ella menyuruh Aku meninggalkannya untuk langsung pergi bekerja. Tp aku jg tidak tega dan kasihan untuk meninggalkanya. Togel SGP

Ella : Roy kamu langsung berangkat bekerja saja biar kak Ella menunggu antrian sendiri saja.
Roy : ngga apa kak Ella. Biar Roy tunggu sebentar lagi.
Ella : nanti kamu telat masuk kerja loh.
Roy : Ngga apa kak. Waktunya masih cukup kok.
Ella : baiklah tp nanti klo sdh mau berangkat kerja kamu langsung berangkat saja.
Roy : baik kak...

Setelah menunggu cukup lama dan waktunya agak mendesak aku jd bimbang mau berangkat kerja atau tidak. Dan akhirnya aku memutuskan untuk ijin tidak masuk kerja. Aku merasa kasihan dan iba kalau kak Ella harus menunggu dan pulang kerumah sendiri. Aku ijin tidak masuk kerja dengan alasan ada urusan keluarga. Memang di tempat kerja ku tidak terlalu sulit untuk minta ijin apabila ada urusan penting. Togel Hongkong

Setelah meminta ijin tidak masuk kerja aku tetap menunggu kak Ella di depan kantor asuransi itu. Sementara kak Ella masih sibuk mengurusi di dalam. Selang waktu beberapa lama aku mendapatkan pesan singkat dari kak Ella menanyakan keberadaan ku.

Kak Ella terkejut mendapati bahwa aku masih menunggu dan tidak berangkat bekerja.Aku pun menjelaskan bahwa aku ijin ke kantor untuk mengurusi keperluan keluarga. Kak Ella pun mengerti dan kembali melanjutkan kegiatan nya mengurusi surat-surat asuransi yg di perlukan.
Setelah menunggu cukup lama kak Ella pun keluar dan langsung menghampiriKu yg sedang menunggu di luar kantor asuransi.

Ella : Roy kenapa kamu tidak masuk kerja.
Roy : ngga apa kak. Roy tidak tega meninggalkan kak Ella.
Ella : Maaf ya Roy jadi merepotkan kamu.
Roy : ngga apa kak...

Kode Alam - Kami pun langsung berangkat pulang menuju rumah kak Ella. Tidak berapa lama kami tiba di rumah kak Ella. Rumah kak Ella berada tidak jauh dari rumah orang tua Istriku. Kak Ella memutuskan untuk pindah rumah dan ngontrak karena mencoba untuk mandiri. Kontrakan kak Ella berada dalam satu komplek kontrakan yg rata-rata dihuni oleh karyawan swasta dan penghuninya pergi bekerja pada pagi hari jd otomatis suasana di komplek kontrakan kak Ella agak sepi. Saat tiba kak Ella mempersilakan aku untuk singgah minum dan istirahat sejenak melepaskan lelah perjalanan.

Ella : Roy minum dan istirahat sebentar biar capenya hilang dulu.
Roy : iya kak terima kasih.

Aku memutuskan untuk istirahat sebentar karena tidak enak menolak ajakan kak Ella. Sambil istirahat kami pun minum dan mengobrol membahas masalah urusan di kantor asuransi tadi. Kami ngobrol dan kak Ella tidak lupa memberi nasehat kepada aku tentang masalah keluarga. Agen Togel

Lama-lama kak Ella pun menceritakan masalah yg sedang dialami didalam keluarganya. Ia menceritakan bahwa suaminya jarang pulang dan sekarang ada kabar-kabar tidak mengenakan kalau suaminya sdh mempunyai Wanita Idaman Lain. Tp ia jg menceritakan bahwa ia tetap tegar menghadapi semua masalah yg sedang dihadapinya. Aku pun hanya bisa memberikan kata-kata semangat agar kak Ella tetap sabar dan tabah menghadapi semua masalah yg dihadapi. Tidak lupa aku jg memberi kata-kata candaan agar suasana agak cair dan tidak kaku.dan kata-kata candaan ku berhasil membuat suasana menjadi cair dan tidak kaku.

Lama kelamaan candaan kami semakin santai dan kak Ella menjadi nyaman. Secara tidak sadar Kami pun berbicara dan membahas masalah-masalah pribadi tentang masalah hubungan suami istri. Aku dan kak Ella pun terhanyut terbawa suasana dan tidak menyadari bahwa kami mulai melewati batas-batas pembicaraan yg pribadi. Aku pun semakin berani menanyakan apakah kak Ella masih suka menonton film dewasa / porno.

Roy : kak masih suka nonton film bokep ngga.
Ella : masih tp sekarang sdh jarang.
Roy : kenapa kak Ella. Ngga ada pelampiasan ya. ( sambil tertawa kecil).
Ella : ngga lg banyak pikiran aja Roy.
Roy : aahhhh yg bener kak Ella. Angka Jitu
Ella : eehhhh... Ya kata kamu jg ada benarnya sih Roy...heheheh.( sambil tertawa kecil).
Kami pun tertawa bareng.....
Ella : memangnya kamu msh simpan film dewasa Roy ( tanya kak Ella serius).
Roy : ada sih tp ngga banyak sdh di hapus takut Hp nya lemot...
Ella : masih ada film yg ada ceritanya.( ya kak Ella memang senang film porno yg ada tema dan ceritanya).
Roy : masih kak.( sambil memgeluarkan Hp dan langsung mensetel film porno yg di maksud dan menyerahkan kepada kak Ella).

Dengan malu2 kak Ella mengambil Hp ku dan kami langsung menontonnya bareng. Suasana menjadi sepi karena kak Ella sibuk menonton adegan demi adegan di film sementara aku hanya terdiam. Lama-lama kak Ella kuperhatikan mulai gelisah dan mulai terangsang. Aku pun jd ikut terangsang melihat adegan di film dan kondisi kak Ella.

Tanpa terasa kondisi tubuh kami semakin dekat karena ingin menonton dari layar Hp yg tidak terlalu besar. Tubuh kami pun semakin lama semakin rapat. Tak terasa kami pun akhirnya bersentuhan. Aku yg merasakan sentuhan ditubuh semakin merasakan rangsangan yg bertambah begitupun kal Ella.

Lama kelamaan aku tidak sanggup menahan lg rangsangan yg bertambah besar memberanikan diri untuk menyentuh tubuh kak Ella. Begitupun kak Ella karena sdh terangsang ia hanya diam saja dan terus memperhatikan adegan di film. Karena merasa tidak ada penolakan aku semakin berani untuk menyentuh payudara kak Ella dari luar pakaian. Ia pun tetap diam dan tidak menolak. Merasa tidak ada penolakan aku pun memasukan tangan ku kedalam pakaian kak Ella dan menyentuh langsung payudara kak Ella. Kak Ella hanya mendesah merasakan sentuhan yg aku berikan. Merasakan agak sulit terhalang pakaian kak Ella aku punmemberanikan diri untuk membuka pakaian kak Ella.(ya tentunya aku bertanya dulu). Togel HK

Roy : kak Roy buka ya baju nya.
Kak Ella tidak menjawab hanya menganggukan kepala memberikan persetujuan. Aku langsung membuka baju kak Ella dan Bh nya jg. Sekarang kak Ella telah setengah telanjang. Kak Ella kembali meneruskan menonton sementara Aku sibuk memainkan payudara kak Ella yg ukurannya cukup besar menurut ku. Mungkin ukurannya 36b. Agak lama aku memainkan payudara kak Ella aku lalu turun mengelus vagina Kak Ella dari luar celana panjangnya kak Ella. Aku pun ijin untuk membuka resleting celananya karena kesulitan menjangkau vagina kak Ella.

Kak Ella pun menganggukan kepala memberikan persetujuan. Aku pun langsung menurunkan resleting kak Ella dan langsung memasukan tanganku kedalam celana kak Ella. Kembali kak Ella mendesah saat tanganku menyentuh vaginanya. Aku memainkan klitorisnya dan mulai memasukan jariku ke liang vagina kak Ella. Kak Ella trus mendesah ia pun merebahkan tubuhnya dilantai. (Ya Kami memang duduk dilantai karena kontrakan kak Ella hanya satu kamar layaknya kontrakan sederhana dan tidak ada kursi).karena posisi kak Ella telentang dilantai Aku pun semakin leluasa mengocok liang vagina kak Ella.

Togel Sydney - Lama kelamaan kak Ella makin terangsang tanpa aku minta tangan kak Ella langsung menyentuh kemaluan ku yg masih terbungkus celana. Kak Ella terusmencari celah untuk menyentuh langsung batang Penis ku yg sdh tegang dan berdiri kencang.kak Ella mencoba membuka resleting celana ku dan gantian memasukan tangannya untuk menyentuh langsung batang Penis ku. Setelah berhasil menyetuh batang Penis ku kak Ella langsung mengocok batang Penis ku yg lumayan besar. Merasa kurang puas kak Ella pun duduk dan menarik celanaku untuk membukanya dan akhirnya kak Ella berhasil membuka celanaku, kak Ella terkagum melihat batang Penis ku yg berdiri mengacung tegak dan besar membulat. Tanpa di minta kak Ella langsung menunduk dan mengulum batang Penis ku. Aku hanya terpaku dan menikmati serangan yg dashyat dari kak Ella.


Roy : aaaaahhhhh terus kak. Enak sekali......
Kak Ella sangat bernafsu mengulum Penis ku, di barengi sambil mengocok Penisku. Dari raut wajahnya terlihat kalau kak Ella sangat kehausan berhubungan badan. Tanpa di minta kak Ella berdiri lalu berjongkok menaiki tubuh ku yg duduk bersandar dilantai. Kak Ella jongkok dan mengarahkan liang vaginanya ke arah batang Penisku yg tegak berdiri dan sdh basah oleh air liur kak Ella. Dengan perlahan kak Ella mengesekan vaginanya ke batang Penisku untuk memberi jalan batang Penisku masuk ke liang vaginanya.

Togel Senin - Kak Ella menggoyang-goyangkan pinggulnya dan akhirnya Penis ku masuk ke liang Vaginanya. Setelah batang Penisku masuk kak Ella terdiam sejenak merasakan desakan batang Penisku di dinding vaginanya. Kak Ella mulai menggerakan dan menggoyang pinggulnya seirama maju mundur dan berputar membuat aku bertambah kenikmatan. Kak Ella semakin intens dan teratur menggoyangkan pinggulnya. Sambil memeluk aku. Kak Ella pun menyodorkan payudaranya yg mempunyai ukuran lebih besar dari istriku mungkin berukuran 36B ke arah mulutku dan aku pun menyambutnya dan langsung menyedot puting susunya yg sdh tegak lurus.

Ella : trus Roy sedot puting kak Ella....oohhhh....aaahhhhh....

Suasana komplek kontrakan yg sepi sangat mendukung kegiatan kami berdua walaupun pintu tidak ditutup dan kami bersetubuh di lantai ruang tamu. Kak Ella semakin mempercepat goyangannya aku pun semakin kencang menyedot puting susu kak Ella. Kak Ella pun memberi tanda bahwa ia akan mengalami orgasmenya dan semakin mempercepat goyangannya. Dan akhirnya tubuh kak Ella bergetar hebat dan mulai meracau tidak karuan.

Ella : aahhhhh Roy kak Ella sdh mau keluar nih.....
Roy : tahan dulu kak biar kita bs keluar bareng...
Ella : kaka sdh tidak kuat Roy....
Dan akhirnya kak Ella bergetar kencang..
Ella : aaaahhhhhhh.....

Ia pun mulai memperlambat gerakannya dan duduk terkulai di atas pangkuanku. Aku yg blm mendapatkan orgasme langsung melepaskan hisapan di payudara kak Ella dan langsung membaringkan tubuh kak Ella dilantai. Aku pun tanpa membuang waktu langsung menindih tubuh kak Ella dan langsung mengarahkan Penisku ke liang vagina kak Ella. Aku menggenjot vagina kak Ella dengan cepat karena sdh tidak tahan untuk menggapai orgasme jg. Dan akhirnya aku mengalami orgasme yg hebat.

Roy : aaahhhhh. Kak, Roy mau ngecroot nih...aahhhhh.....
Ella : keluarin didalam saja Roy...
Roy : baik kak..

Aku pun menumpahkan cairan spermaku didalam liang vagina kak Ella. Kak Ella pun mendesah kembali merasakan tumpahan cairan spermaku yg hangat di dinding vaginanya...

Ella : ooohhhh nikmat banget Roy...

Aku pun terkulai lemas diatas tubuu kak Ella yg telanjang bulat dilantai.
Sesaat kami terdiam merasakan lelah petualangan sex kami. Setelah beberapa saat aku berdiri untuk membenahi pakaian ku yg tercecer dilantai. Kami msh terdiam tanpa kata-kata merasa menyesali petualangan kami. Tp tidak kami ingkari kami pun sangat menikmati petualangan kami.aku pun langsung membuka pembicaraan meminta maaf atas kekhilafan ini.Roy : maafkan Roy kak Ella. Sudah lancang dgn kak Ella.

Ella : kak Ella maafkan Roy. Ini jg kesalahan kak Ella yg mengijinkan semua ini terjadi.kak Ella harap ini jd rahasia kita saja Roy.
Roy : iya kak ini akan jd rahasia kita saja.

Kami pun langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan sisa-sisa petualangan kami. Setelah selesai mebersihkan sisa cairan dan mandi keramas aku pun pamit untuk pulang kerumah.

Roy : kak, Roy pamit pulang dulu.
Ella : iya Roy kamu hati-hati dijalan.

Aku pun langsung menghidupkan sepeda motorku dan bergegas pulang.
Meninggalkan kak Ella sendiri istirahat di rumahnya.
Dalam perjalanan aku masih tidak menyangka bs mensetubuhi kak Ella.
Ada rasa bersalah tp ada rasa yg lebih besar untuk kembali merasakan petualangan sex dengan kakak iparku. Kak Ella..

Kuhamili Mantan Kekasihku yg Sudah Lama Berpisah

SarangTogel - Siang itu tepat nya saat aku mengerjakan pekerjaan kantoran sebagai karyawan sebuah kantor pajak, rasa letih sangat terasa, siang itu matahari sangatlah menyengat, walaupun ruangan kerjaku menggunakan AC tetap saja aku dapat merasakan panas teriknya matahari, berhubung meja kerjaku yang terletak pada pinggiran kaca gedung kantor.

Saat aku rehat sejenak mengerjakan pekerjaan dan mengambil hp di dalam laci meja kerja, ada sebuah bbm masuk ke hpku, seperti biasa, mungkin ini kekasihku yang sangat aku cintai, namun rupanya bukan, saat aku membuka bbm, rupanya ada seorang wanita yang meng invite, aku tahu wanita karena dari nama nya.

Nama nya risna, aku sedikit terheran heran dan bingung, siapa sebenarnya yang meng invite ini, akhir nya aku pun langsung mengkonfirmasi pertemanan. Tidak lama setelah dikonfirmasi pertemanan, akhirnya dia mengirimkan sebuah pesan melalui bbm

Risna: "bey kemana aja nih?" tulisnya,
Aku sontak kaget dengan pesan yang baru saja saya terima,
Aku: "siapa ya?" saya membalas nya dengan singkat,
Risna: "bey ini aku.. Risna mantan pacar kamu waktu di kuliah..." tulisnya,
Aku: "ohh kamu na... ada apa? Bisa sony bantu?" akupun membalas pesannya dan mencoba mengalihkan pembicaraan,
Risna: "engga kok bey.. kamu udah lupa ya sama aku? Kamu masih benci ya sama aku?" balas nya sambil memberikan emoticon sedih,
Aku: "hahaha.. udah lupain aja yang udah terjadi.. sekarang sony udah lupa kok na... dengan kejadian dulu" balasku
Risna: "beneran nih bey? Bey aku mau ketemuan dong sama kamu, ada hal yang mau diungkapkan, aku minta pertolongan kamu!" balas nya dengan cepat kilat,
Aku: " mau ngapain na.. kita kan udah ga ada hubungan lagi... mau minta tolong apa? Menggelapkan pajak? Ogah ahh sony takut " balasku,
Risna: " bukan kok bey.. makanya kita ketemuan yuk..?" balasnya,
Aku: " ya udah kapan na? nanti malem aku bisa kok ketemu sama kamu.. asal jangan terlalu malem ya?" balasku,
Risna: " ya udah kita ketemuan di Mall***** , aku tunggu jam 8 malem ya" balas nya sambil mengakhiri bbm-an kami.

Togel Singapore - Sebelum masuk dalam cerita selanjut nya, aku akan menceritakan sedikit hubunganku dengan risna. Semasa kuliahku dulu, yaitu 3 tahun yang lalu, aku menjalani kisah bersama seorang wanita yang sangat pintar dan baik hati, dia bernama risna, risna seorang mahasiswi di fakultas kedokteran, saya sendiri sorang mahasiswa di fakultas ekonomi. Aku akui bahwa Risna sangat cantik dan pintar, tetapi saat kami sedang berhubungan, risna dijodohkan oleh orang tua nya, aku sangat kecewa dengan tindakan orang tua nya, padahal saat itu aku telah mengenal lebih dekat bersama keluarga nya.

Setelah mengetahui soal perjodohan nya, aku memutuskan untuk tidak berhubungan lagi bersama risna, aku takut menjadi beban hidupnya, dan akupun tidak pernah menghubungi nya lagi.
Setelah setahun lebih aku lulus dari perguruan tinggi, dan saat itu risna sedang di wisuda, aku tidak menghadiri wisudanya. Setelah berwisuda, risna langsung dilamar oleh pria yang sangat berwibawa, pria itu seorang prajurit lulusan akademi militer. Pantas saja orang tua nya menjodohkan dengannya, karena aku hanya seorang pegawai pajak, saat itu aku sudah bekerja di salah satu kantor pajak, aku mendapatkan ipk yang tinggi, hingga akhirnya aku mudah untuk bekerja.

Togel SGP - Hari itu adalah hari senin, hanya satu hari lagi tahun baru akan segera tiba, dan pernikahanku semakin dekat, sekarang ini aku sedang sibuk sibuknya untuk mempersiapkan pernikahanku. Tetapi saat aku sedang seperti ini mengapa orang yang dahulu aku cinta kembali dating kepadaku, sebenarnya apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi kepadaku? ... aku melamun dan lupa mengerjakan pekerjaanku, hingga akhirnya teman kerjaku mengejutksnku dengan candaan nya.
Setelah selesai dengan pekerjaanku, sore itu aku mengirim bbm kepada calon istriku,aku berbohong bahwa malam ini aku akan pergi kerumah teman kerja untuk bermain game pes 2013, meskipun aku sudah dewasa, kebiasaanku bermain game belum bisa di hindarkan. Akhirnya dia memberikan ku ijin untuk pergi kerumah temanku.

Selesai dengan pekerjaan dan calon istri, aku langsung memacu sepeda motorku ke Mall ***** , sesampai di mall aku langsung mencari tempat yang sudah dijanjikan oleh risna, kami janjian di sebuah restoran jepang meskipun sekarang baru jam 18.00 wib , aku setia menunggu dia , walaupun 2 jam lagi ia akan datang. Satu jam kemudian, risna mengirim bbm,


Risna: " bey kamu udah di mall ***** ,belum?" tulisnya,
Aku: " udah kok na.." balasku singkat
Risna: " tunggu, aku masih dijalan, bentar lagi nyampe kok" balasnya,
Setelah setengah jam menunggu akhirnya dia datang menghampiri tempat dudukku,
Risna: " hey bey.. gimana kabarnya?" ujarnya membuka pembicaraan kami,
Aku: " baik" jawabku singkat sambil menatap kedua bola matanya
Risna: " kok sinis amat sihh son..." ujarnya saat duduk didepanku,
Aku: " hehe.. engga kok.. ada apa sih na? sampai ngajak ketemu segala" tanyaku sambil
Risna: " kamu ini dari dulu harus to the point aja.. kamu mau pesan makanan apa?" ujarnya sambil menatap menu makanan yang ada diatas meja kami,
Aku: " apa aja deh terserah kamu.. asal kamu yang bayar " ujarku sambil tersenyum,
Risna: " huuuu.. dasar .. mau nya gratisan.. ya udah kita makan ini aja yaaa..." balasnya sambil menunjukan salah satu makanan yang ada di menu makanan,
Aku: " hehh.. cepet dong apa yang mau kamu katakana dan apa yang harus aku bantu?" ujarku saat setelah memesan makanan,
Togel Hongkong
Risna: " aku malu untuk bicaranya" ujarnya dengan suara lemah, mata risna berkaca kaca, lalu ia tertunduk,
Aku: " lohh... maaf na.. aku kasar ya? Maaf.. kamu jangan nangis" ujarku panik melihat risna yang tertunduk,
Risna: " engga kok..." balasnya singkat, risna kembali menatap wajahku,
Aku: " ya udah.. sekarang cerita aja sama aku" ujarku sambil memegang tangan kanannya,
Risna: " tapi.. kamu mau ga bantuin aku?" tanya nya dengan wajah penuh harapan,
Aku: " iya deh aku bantuin kamu.. ayo cerita" ujarku sambil mengusap tangannya, aku teersenyum agar risna kembali ceria
Risna: " ya udah aku ceritain " ujarnya saat tanganku memegang tangan risna,
Risna: " son.. sudah satu tahun ini aku tinggal bersama keluarga suamiku.. mertuaku selalu menyindir kepadaku setiap malam.. kata nya aku tidak mampu memberikan keturunan..." matanya menatap mataku dengan tajam,
Aku: " terus? Ayo lanjutin"
Risna: " iya mereka bilang aku mandul, padahal saat malam pertama hingga tadi malam, suamiku selalu mengeluarkan air mani nya didalam rahimku ... tapi akupun aneh, mengapa aku masih belum hamil...aku mencoba meneliti air mani suamiku setelah kami bercinta.. setelah suamiku tidur, aku ke wc untuk mengeluarkan sedikit air mani nya dan memasukan kedalam botol kecil.. ke esokan hari nya aku pergi ke lab tempat aku bekerja.. dan hasil nya sangat mengecewakan.. suamiku mandul son.... Volume air mani nya sangat sedikit..." air matanya mulai mengalir dari matanya yang indah itu, Togel HK
Aku: " hemm.. sabar ya na... mungkin ini cobaan dari tuhan yang diberikan kepadamu..." ujarku berusaha menenangkan diri risna,
Risna: " huuhh.. setelah aku meneliti air mani nya.. aku sempat putus harapan untuk memiliki momongan... saat aku pulang kerja dari tempat praktik.. rupanya suamiku sudah pulang lebih siang.. saat aku akan masuk kedalam rumah... suamiku bertengkar hebat dengan ibu nya... karena ibu mertuaku menyuruhku untuk bercerai saja.... Sungguh hina diri ku ini sonnn... huuu" risna menangis dengan hati yang sangat terluka,
Aku: " hemmm... terus kamu sekarang tinggal dimana? Masih sama suami?" ujarku saat mencoba mengalihkan pembicaraan,
Risna: " aku masih sama suamiku son..tapi kami tinggal di asrama.. suamiku enggan menceraikanku..dan akupun enggan untuk bercerai... tapi sekarang.. suamiku sedang dinas di papua sonn.. tadi pagi suamiku dipindahkan kerja nya.. aku berencana untuk menyusul ke papua.. tapi son..." mata risna mentap kedua bola mataku dengan tajam, tangan nya memegang kedua tanganku, wajahnya menandakan sebuah harapan kepadaku,
Aku: " tapi apa na?" jawabku sambil tersenyum kecil kepadanya,
Risna: " apakah kamu mau buat aku hamil?" ujarnya sambil memegang erat kedua tanganku.
'Aku bingung, aku terkejut dengan perkataan risna yang gila ini, apa yang harus aku katakana jika saat ini risna sedang membutuhkan pertolongan? Ahhh.. aku tak mau menghianati calon istriku.. tapi aku tak mau melihat risna menderita...'
Aku: " apa kamu gila na? masa aku harus menghamili kamu!" nada suaraku sedikit naik, dan membuat risna kembali menundukan kepalanya,
Risna: " huuuu... aku memang gila.. aku sudah tak berharga.. maafkan aku sonn..." risna menangis, air matanya membasahi pipi nya,
'Aku bingung.. apa yang harus aku lakukan... ahhh sial... tuhan ... apa yang harus aku lakukan?' aku terus bergerutu dalm hati kecilku,
Aku: " naa.. udah jangan nangis kaya gitu..." aku mencoba menenangkan dirinya,
Pelayan: "maaf pak,bu, ini pesanan nya..." ujar pelayan sambil menaruh makanan yang sudah kami pesan,
Risna: " huuu... son.. apa yang harus aku lakukan? Aku sudah menjadi istri yang tidak berguna.. huuu" risna terus menangis dan menunduk,
Aku: " ya udah aku mau bantu kamu!" ujarku spontan,
'apa aku sudah gila? Ahhh... sudahlah jika ini benar benar membantu, untuk apa aku menolak.. lagian aku akan diberi kenikmatan olehnya' aku mulai berpikiran kotor saat bergerutu dalam hati,
Risna: " huu... apa kamu tidak terpaksa? Apa kamu benar ingin menghamiliku?" ujarnya sambil menanggahkan kepalanya,
'jelas aku terpaksa.. tapi aku juga gamau melewatkan tubuh mantan kekasih ku ini... jelas waktu saat kami pacaran. Aku belum sempat menggarap tubuhnya'


Aku: " iya aku serius.. lagian aku kan mau menolong kamu" ujarku sambil tersenyum lebar kepada risna, Togel Genting
Risna: " makasih sony... muaaahhh... aku sangat berharap sekali sama kamu... " ujar risna sambil mencium tanganku,
Aku: " ya sama sama.. jadi kapan aku bisaaa...." aku sedikit malu untuk membicarakannya,
Risna: " hihihi.. udah jangan ngomongin sekarang.. yuk makan dulu" ujarnya sambil tersenyum lebar kepadaku.
Malam itu aku bersama risna berbincang soal calon istriku, sambil melahap makanan, aku menceritakan tentang calon istriku itu. Sampai akhir nya kami berdua kenyang dan malas untuk berdiri dari tempat makan kami,
Aku: " duhhh... kenyang banget.. mana gratis lagi.. hahaha" ujarku sambil tertawa lebar saat mengelus perutku yang sudah kenyang itu,
Risna: " huhhhh... dasar cowok... makanan gratis itu no 1 ...hahaha" ujar risna sambil tertawa lepas,
Aku: " haha.. gapapa dong.. ehh kamu kesini pake apa?" tanyaku sambil menatap wajahnya yang cantik itu,
Risna: " pakai baju,sepatu....." balasnya sambil mencubit salah satu tanganku,
Aku: " haha.. maksud aku, kamu naik apa?" tanyaku sambil memegang tangannya,
Risna: " naik taksi" balasnya singkat,
Aku: " terus sekarang kita nginep dimana?" ujarku saat risna menatapku,
Risna: " hihihi.. udah ga sabar juga yaaa... " ujarnya sambil tersenyum nakal kepadaku,
Aku: " hahaha kamu ini bisa aja..." aku tersipu malu olehnya,
Risna: " kita nginep di hotel aja... tenang aja aku udah persiapakan semuanya kok" ujarnya genit kepadaku,
Aku: " hahaha... niat bener nihhh di hamili sama aku.. " ujarku sambil mencium tangannya,
Risna: " hahaha ya iya dong.. lagian kamu ganteng, putih, tinggi... oh iya golongan darah kamu aja sama sama suamiku.. jadi udah cocok aja buat aku hamil... hihihi" ujarnya sambil tertawa genit dengan wajahnya yang cantik,
Aku: " hihihi.. emangnya kamu tau golongan darahku dari mana?" tanyaku,
Risna: " dari ktp lahhh.. dulu waktu masih pacaran kan aku suka buka buka dompet kamu" jawab risna dengan penuh keyakinan,
Aku: " hahaha dasar nihh anak... emang tukang bongkar bongkar" candaku sambil tertawa lebar,
Risna: " ya udah yuuu... kita berangkat sekarang.. kamu pake motorkan?" ujarnya sambil bangkit dari tempat duduk,
Aku: " hihihi.. iya nih.. yu kita berangkat sekarang" akupun ikut berdiri, perutku masih terasa kenyang,
Risna: " sebentarrr.. aku bayar dulu... kamu tunggu di luar aja ya" ujarnya sambil meninggalkanku,


Akupun berjalan menuju parkiran motor, dan menunggu risna keluar dari dalam mall. Setelah risna keluar dari dalam mall, ia langsung naik ke sepeda motorku dan memeluk erat tubuhku,
Risna: "ayoo bey jalan... kita ke motel di daerah ***** itu aja .. di hotel itu kan sepi, lagian tempat itu tempat aku dulu pernah KKN di daerah itu" ujarnya,

Aku: " hahaha oke deh.. beyyy" jawabku singkat,
Risna: " aku kangen masa masa gini sama kamu beyyy.." ujarnya sambil memeluk erat tubuhku,
Aku: " udahlahh bey.. jangan gitu" aku mulai menjalankan sepeda motorku
Risna: " hemmmm" hanya itu yang bisa aku dengar dari mulut risna,
Sepanjang perjalanan, udara malam terasa dingin, risna memeluk tubuhku dengan erat, aku lupa dengan calon istriku, aku biarkan dia sejenak, tapi hp ku sudah penuh dengan pesan bbm dari calon istriku. 45 menit aku berkendara, akhirnya kami sampai di hotel yang telah risna katakana,
Aku: " beyyy... kita udah nyampe nih" ujarku saat mematikan mesin motor, dan rupanya risna teridur,
Risna: " hemmmm... dingin banget beyyy.. yu kita masuk bey.. aku udah booking kok kamarnya" ujar risna saat turun dari motorku, Togel Milan
Aku langsung memarkirkan motorku dan bergegas masuk kedalam hotel,
Aku: " beyy.. tunggu" ujarku saat risna naik lift,
Risna: " cepet dong beyy jangan lelet.. aku ngantuk" ujar risna dari dalam lift,
Aku bergegas lari menuju lift,
Aku: " beyyy... beneran kamu mau hamil dari benihku?" tanyaku saat risna menutup pintu lift,
Risna: " bohong! Ya iya dong beyy bener.. kita udah sejauh ini masa bohong..." ujarnya sambil memelukku,
TING... kami sampai di lanai 4, dan kamar kami berada di pojok, kami berjalan, jantungku sudah berdetak kencang, rupanya aku sudah mulai bernafsu, bagaimana tidak nafsu ! lihat tubuhnya yang seksi,agak pendek,dengan payudara montok, membuatku lupa daratan.... Akhirnya kami sampai di kamar yang sangat mewah ini,
Aku: " beyyy... pasti ini hotel mahal yaaa?" tanyaku saat masuk kedalam kamar, dan melihat isi ruangan,
Risna: " ihhh dasar cowo itungan... udah aku yang bayar kok beyyy...." ujarnya sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur yang sangat empuk itu,
Aku: " beyyy.. aku kencing dulu yaa" ujarku sambil meletakan tas kerjaku dan membuka sepatuku,
Risna: " ya udah jangan lama lama.. " ujarnya dengan nada lemah,
Akupun langsung menuju wc untuk kencing, setelah didalam wc, aku semakin bernafsu untuk menyetubuhi risna, aku semakin tak sadar diri. Setelah aku kencing, dan keluar dari dalam wc....wowww... risna sudah telanjang bulat dan kedua tangannya memainkan kedua payudaranya...sungguh pemandangan yang sangat luar biasa... perlahan aku menghampirinya, kontolku sudah sangat tegang melihat risna yang sudah dilanda nafsu, kini aku ada didepan tubuh risna, tanan risna langsung melepaskan kancing pakaianku, setelah terlepas bajuku, aku langsung melumat bibirnya,
Aku: "heemm...slrupp...bey kamu cantik... suamimu beruntung...hemmm " ujarku disela sela lumatan bibirnya,
Risna: " hemmmm.....sllrupppp... udah beyyy,, sekarang ini,,, suami risna itu sony.. sony yang akan buat risna hamil... sony yang akan buat perut risna buncit..." ujarnya sambil menghentikan lumatan dibibirku, ia tersenyum lebar kepadaku,
Wajah risna begitu cantik, nafasnya yang sudah memburu berat, tubuhnya yang harum, membuatku tak ingin melepaskan risna. Aku langsung menggarap kedua payudaranya,
Aku: " heemmm... beyyy susu kamu seksi bangettt...." ujarku saat meremas kedua payudaranya,
Risna: " sshhhh...beyyy buka dong celana kamu... risna pengen liat kontol kamu..." ujar risna dengan vulgar mengatakan kontol didepan mukaku,
Aku: " beyyy... kamu jorok amatt... ya udah aku bukain nih beyyy" ujarku sambil berdiri dihadapan risna,
TOENGGG... kontolku keluar dari dalam CD ku yang sudah tak mampu menutupi kontolku, aku langsung melempar celanaku ke pinggir ranjang, kini aku telah telanjang bulat dihadapan wanita yang cantik ini,
Risna: " uhhhh... beyyy.. kontol kamu panjang amat... lumayan gendut juga.... Uhhhh.... " ujarnya sambil memegang kontolku,
Aku: " beyyy... aku pengen di sepong nih.. masukin kemulut mu cepet...." pintaku sambil menatap kedua bola matanya,
Saat itu aku masih berdiri di atas kasur yang empuk, sedangkan risna ada di hadapan kontolku yang sudah tegang. Risna langsung melahap kepala kontolku yang mengkilap,
Risna: " hemmmm....sshhh...slruppp... kepala kontol kamu lucu beyyy... gemes aku liat nya... niii kontol pasti udah sering masuk memek yaaa?" ujarnya saat memainkan lidahnya di kepala kontolku,
Aku: " uhhhh... geli beyyy... hemm udah beyyyy.. pokok nya kontol aku ga bakalan buat kamu kecewa deh bey...." ujarku saat risna memainkan kontolku,
Risna: " huhhh.. dasar kontol... awas kalau risna menang ... kalau kamu kalah awas yaaa beyyy... aku gigit kontolmu... ihhh gemes aku liatnya... ammmm...slrupppppp" risna langsung melahap habis kontolku, ia sangat bernafsu dengan kontolku,
Aku: " ahhh... beyyy jangan kena gigi dong... perih beyyy..." rintihku saat kepala kontolku terkena gigi nya, risna langsung mengeluarkan kontolku dari dalam mulutnya,
Risna: " baik.....ummmm...suamiku... malam ini risna akan memberikan yang terbaik buat suami tercinta... dan kamu kontol....." ujar risna sambil memegang kontolku dengan gemas,
Risna: " kontol ini harus buat risna hamil... kontol ini harus ngisi rahim risna sama air mani kamu...." lanjut nya sambil berbicara dengan kontolku,
Risna: " ehh beyyy.. terakhir di pake kapan nih kontol?" tanya risna saat memegang kontolku,
Aku: " seminggu yang lalu beyy... lebih dari seminggu sih bey... udah lama ga di pakai... dia nya lagi datang bulan.... Sebelum datang bulan ... aku sibuk sama pekerjaan.......Jadi air mani aku pasti bakalan banyak nih bey...." ujarku sambil membelai rambutnya,
Risna: " hihihi... yesss... sekarang risna lagi masa subur bey... subur banget... semoga hamil sama benih kamu ya beyyy..." ujarnya kegirangan sambil mengelus ngelus kontolku,
Aku: " beyyy.. udah dong mainin kontol nya... sony pengen liat memek beyy... pengen jilat memek bey... pengen sedot itil bey....." pintaku saat risna masih asik memainkan kontolku dengan mesra,
Risna: " hiihihi.. ya udahh beyy... aku baringan aja ya beyy... nihh bey memek aku buat kamu...." ujar risna yang kini tengah berbaring dan kaki nya terkangkang lebar, aku melihat tidak ada jembut di area memek risna,
Aku: " hemmm... bey kok ga ada jembut nya sihh? Kapan bey cukur?" tanyaku saat menghampiri memek risna yang sudah bau menyengat, tapi jujur saja aku suka bau memek seperti ini, bau nya membuatku semakin bergairah, kini aku sudah ada didepan memek risna, kepalaku kini sudah ada dianatara paha risna,
Risna: " hihihi... kemaren malem pas udah main sama suamiku beyyy... kamu suka gak bey kalau memek ga ada jembutnya?" tanya nya sambil cengengesan,
Aku: " hehehe... suka sih beyy... lucu ya kalau ga ada jembutnya... kaya bukit yang ga ada pohonya..... terus mengkilap ..." ujarku sambil mencoba mengeluarkan lidahku untuk segera melumat memek risna, Togel Sydney
Risna: " uhhhh......heemmm....ssshhh... beyyy... enak bangettt... suamiku gamau kalau disuruh jilat memekku beyyy...uhhhh....." risna merintih dengan mata merem melek, mungkin saat ini risna sedang menikmati kenikmatan yang belum pernah dirasakan,
Aku: " heemmm...slllruppp... beyy.. memek kamu bau gini.... Tapi...sllruppp.. aku suka beyyy....slruppp" ujarku di sela sela menjialti itil dan memeknya,
Risna: " ssshhhh......beyyyy....hisap itil nya beyy....uhhhh.... nikmat beyyy....." risna terus merintih saat aku memainkan memek nya dengan lidahku,
Setelah beberapa menit aku memainkan memek risna, rupanya risna pun ingin merasakan kembali kontolku didalam mulutnya,
Aku: " beyyy... kita gaya 69 yukk?" pintaku saat berhenti menjilati memeknya,
Risna: " ssshhhh.....69 itu apaan sih beyyy?" tanyanya dengan wajah heran,
Aku: " gini beyy... aku yang baring... kamu jilati kontol aku... aku jilati memek kamu...kamu di atas aku beyyy... terus posisi nya kepala kamu di atas kontolku...paha kamu sama memek kamu dikepala aku..." jelasku pada risna yang masih belum mengerti, tapi risna mulai memahami dengan perkataanku, akupun langsung berbaring di atas kasur itu, dan kini risna telah mengerti dengan perkataanku,
Risna: " gini sayanngggg....?" tanya risna saat akan menaiki tubuhku,
Aku: " iya beyyyy... ayo sayangg.... Jilat kontolku... sini memek kamu aku jilat beyyy" ujarku yang sudah tak sabar,
Risna: " oke suamiku sayanggg....."
Risna langsung melahap kontolku, tangannya memainkan batang kontolku, dan kini tanganku tak mau kalah untuk menusuk memek risna, begitupun dengan lidahku.
Risna: " uhhh....hemmm...slruuppp..beyy enak banget.. terus beyy... kontol bey udah tegang gini... beyyy masukin memek aku aja ya...aku juga udah ga tahan nihh beyyyy...." ujar risna saat mengkahiri kuluman kontolku didalam mulutnya,
Aku: " hihi... ya udah beyyy... kamu baring lagi... aku di atas kamu ya?" ujarku saat risna mulai bangkit dari atas tubuhku,
Risna: " beyyy... aku pengen nyoba di atas dulu... boleh ya suamiku?" pinta risna sambil mengelus mesra kontolku, aku hanya tersenyum kepada risna,
Aku langsung membenarkan posisi, agar risna lebih nyaman saat menikmati kontolku didalam memeknya, kini risna kembali menaiki tubuhku, tangannya memegang kontolku yang sangat keras,
Aku: " beyyyy... kalau sakit pelan pelan aja masukin nya..." ujarku sambil menatap wajahnya yang cantik,
Risna: " heem bey.... Aku masukin yaaa......hemmmm... beyyyy....susah..." ujar risna saat mencoba menusukan kontolku kedalam memeknya,
Aku: " biar aku yang megang aja bey.... Coba sekarang beyyy.." ujar sambil memegang batang kontolku, dan akhirnya sedikit demi sedikit kontolku dimakan oleh memek risna yang sudah basah itu,
Risna: " uhhhh....beyyyy....ternyata kontol kamu lebih gendut daripada suamiku....beyyyy...uhhhh...." risna merintih saat kepala kontolku sedikit demi sedikit masuk kedalam memek nya,
Aku: " hheeemmm..... beyyy... memek kamu sempit.....uhhh enak beyyy..." akupun ikiut merintih saat kepala kontolku masuk kedalam memeknya,
Risna: " beyyy... aku ga tahannnn....." (SFX" blesssss....)
Aku: " ahhhhhh..." au mengerang saat kontolku amblas didalam memek risna,
Risna: " uhhhh...beyyy... memek aku perihhh... uhhh... diam dulu bey jangan gerak.... Enak kontol kamu yang...." risna merintih, matanya merem melek saat kontolku didalam memek nya, aku hanya diam dan merasakan kontolku hangat didalam memeknya,
Risna: " beyyy... coba di goyang.... Uhhh...sshhhhh" risna terus merintih seiring kontolku yang sekamin membesar didalam memeknya,
Aku: " beyyy... memek kamu sempit..... aku goyang beyyy...ssshhh" aku merinith dan memncoba menggoyangkan pantatku,
Risna: " uhhhh... ssshhh... enak beyyy kontolmu.... Aku suka kontol kamu beyyy..... buat risna hamil sama kontol kamu sony sayangggg....uhhhh" rupanya risna mulai menikmati kontolku,
Kini risna sudah mulai aktif menggoyangkan tubuhnya, kontolku semakin dalam didalam memek risna, aku mulai meremas kedua payudaranya, risna sedang menikmati gejolak birahinya, aku dapat merasakan bahwa risna sedang menikmati kontolku didalam memeknya,
Risna: " beyyy...uhhh...shhh.. kenapa ga dari dulu bey... uhhh... enak bey ... kontol kamu enak banget sampi kerasa disini....uhhh" risna mengerang ngerang sambil terus menghayun pantatnya, risna menunjukan bahwa kontolku sampai kebawah perutnya,mungkin risna menunjukan bahwa kontolku masuk rahimnya,
Aku: " uhhh... beyyy memek kamu enak ....beyy... terus beyy... nikmati kontol aku beyyy... uhhh" aku tak mau kalah oleh risna yang sedang dilanda nafsu,
Setelah beberapa kali sodokan didalam memeknya, akhirnya risna mencapai puncak kenikmatannya,
Risna: " beyyyy... aku dapetttt.....beyyyy...pelukkk aku sayangggg....uhhhhh" (sfx"serrrr......serrrr) badan risna melengkung kearahku, ia memeluk tubuhku erat, hingga tangan yang melingkar di punggung mencakar punggungku. Aku dapat merasakan saat kontolku disiram oleh cairan kenikmatannya,
Aku: " uhhhh...hemmm... nikmati sayanggg... nikmati setaip kenikmatan yang akan aku beri.... Aku akan menghamilimu.....hemmmm" bisikku dengan nafas memburu, aku memeluk erat tubuh risna.
Risna: " hemmmm....shhhh... beyy... aku ga bisa lepas dari kontolmu... buat risna hamil bey... bunting risna sama benihmu....shhhh" ujar risna dengan nafas ter engah engah..
Aku: " beyyy... sekarang aku di atas yaaa... aku pengen naikin tubuh kamu..." pintaku sambil mencium pipinya,
Risna hanya tersenyum nakal kepadaku, ia mencubit hidungku saat akan bangkit dari tubuhku, (sfx" ploppp...) kontolku akhirnya terlepas dari memeknya, terlihat basah kontolku setelah di siram oleh cairan cinta risna, kini risna berbaring di sampingku, kedua paha nya ngangkang lebar, seolah memberi jalan untuk kontolku,
Risna: " beyyy... cepet... aku udah ga nahannn... cepet masukin lagi kontolnya ....." risna memelas kepadaku, wajahnya sangat cantik saat dilanda nafsu, aku langsung memasang posisi untuk memasukan kontolku, tangan kanan ku memegang kontolku... dan (sfx"... blesssss) dengan satu hentakan lembut, kontolku masuk kedalam memeknya yang sudah licin itu,
Aku: " hhemmmm... memek kamu anget beyyy... sempit....uhhh" erangku saat kontolku masuk kedalam memeknya,
Risna: " sshhhh...beyyy... genjot yang kuat... ayo aku ga nahan beyy.... Hamili aku suamiku....sayangku... buat risna ini buncit oleh cairan cintamu.....uhhh" rintihan risna membuatku semakin semangat untuk menyetubuhinya, dengan tempo agak cepat, aku menghayun kontolku keluar masuk memeknya,
Aku: " uhhhh....sayanggg....uhhh memek kamu emang enakkk... aku ingin terus menyetubuhimu.... Akan aku hamili sayang.... Sony akan membuat bayi dalam rahimmu...." erangku saat mencoba mempercepat genjotanku didalam memeknya,
Aku semakin bersemangat menyetubuhi wanita yangpernah aku cintai ini, dan hari ini aku akan membuat dia hamil, aku akan senang jika risna benar benar hamil anak dari benihku dan dari birahi kita berdua. Setelah beberap menit aku terus menyodok memeknya, rupanya risna tak mampu menahan gejolak nafsunya,
Risna: " uhhhh...shhh...ahhh suamiku..... risnaaa...risnaaa....nyam...ahhhh" (SFX".... Serrrr..serrr) risna melenguh panjang dan badannya mengejang saat mencapai puncaknya,terasa kontolku disiram cairan hangat,
saat risna mencapia puncaknya, risna merapatkan pahanya dan memeknya pun ikut menciut dan menyempit, ini membuatku tak tahan untuk segera menyirami rahimnya yang subur itu,
Aku: " uhhhh... sayanggg...sayanggg... istriku... memek kamu sempit.... Nyedot kontol sony.... Uhhhh....sony keluarrr.... Beyyy terima air maniku.....semoga hamil .......uhhhhh" (SFX" crotttt......crotttt....crotttt) aku mengejang dan langsung membukakan pahanya,langsungku tindih tubuhnya,
Luar biasa, air maniku keluar banyak didalam memek risna, aku tak percaya hingga air maniku luber keluar memeknya,
Risna: " uhhhh...sayanggg... ambilkan risna bantal itu cepat... taruh di pantat risna... biar air mani kamu masuk semua kerahim risna....cepat sayanggg....shhhhhh....hmmm" ujar risna dengan nafas memburu berat, aku langsung mengambil bantal yangada disebelahku, tanpa melepaskan kontolku yang masih tegang didalam memek risna, dan akupun langsung memasang bantal itu di pantat dan pinggang risna,
Aku: " uhhh...shhh... sayang.... Kamu ....hmmm... enak banget memek kamu... semoga hamil ya beyy..." aku ter engah engah dengan nafas memburu berat,
Risna: " hemmm... kontol kamu juga nikmat bey... amin bey... semoga aku hamil secepat mungkin.... Terus siram rahimku ya beyyy..." ujar risna sambil mengelus perutnya yang langsing itu,
Aku: " hemmm...iya bey siap... beyy kalau nanti udah hamil.. sony pengen nyobain memek kamu waktu hamil yaaa... sony sebenernya senang banget sama ibu ibu hamil...." ujarku sambil tersenyum nakal,
Risna: " haha... kenapa kamu suka beyy? Kan cewek hamil itu malah ga enak... harus banyak hati hatinya.... Ya udah kalau itu mau kamu beyy... tugas kamu itu menghamili aku bey... kalau udah jadi yaaa.... Itu juga tugas kamu nengok ade bayinya... hihih" risna sangat senang dengan persetubuhan ini, dia sangat menginginkan benihku untuk membuahi rahimnya yang subur itu.
Aku: " hihi... siap bey sayangg... siap istriku...." aku mengecup bibir nya dengan lembut,
Malam itu kami bersetubuh hingga pukul satu malam, jika kami lapar, kami tinggal menelpon pizza delivery, aku sangat bahagia bisa menikmati tubuh nya itu. Hingga akhirnya tanggal 31 desember 2013 kamu memutuskan untuk menginap kembali dan merayakan tahun baru di sebuah pantai di ancol, kami menyewa hotel. Kami akan terus bersetubh hingga hari kedua di tahun baru, aku sudah bilang kepada calon istriku, bahwa aku sedang berlibur bersama teman kerjaku di ancol, calon istriku idak mempersoalkan nya , ia memberiku ijin untuk merayakan tahun baru tanpa dirinya. Setelah 3 hari tiga malam kami bersama, akhirnya risna menyusul suaminya ke papua, ia membawa semau alat praktek dokternya, karena ia ingin membantu rakyat papua yang sakit. Aku tidak bisa mengantar kepergian nya ke bandara, dia hanya memberikan aku sebuah bunga saat aku sedang bekerja. Aku sangat mencintai nya walau dia bukan miliku seutuhnya. Satu minggu lebih ia di papua, ia kembali mengirim pesan bbm kepadaku, ternyata dia positif hamil, suaminya sangat bahagia dengan kehamilan risna, tapi aku kasihan kepada suaminya, ia akan menimang anak dariku bukan dari benihnya.

TERIMA KASIH AUTO2000

Pagi itu Dino dengan malas dan setengah mengantuk terpaksa berangkat mengantarkan sang istri ke kampusnya sehubungan kegiatan KKN. Dino malas malasan dikarenakan setelah mengantarkan sang istri mau tak mau harus sekalian ke Auto 2000, pekerjaan yang amat di bencinya. Mobil mereka yang baru menempuh sekitar 1000 km an harus menjalani pemerikasaan rutin sesuai garansi yang di dapatkan dari dealer.

Setelah menurunkan sang istri di kampusnya mobil Avanza berwarna hitam tersebut meluncur menembus kemacetan menuju bengkel Auto 2000 di jalan Asia Afrika Bandung. Masuk setelah melalui pos satpam yang menanyakan keperluannya dan memarkir mobilnya di belakang deretan beberapa mobil yang telah terlebih dahulu datang. Melangkah masuk dalam kantor bagian service setelah mendapatkan nomor urut 11. Menunggu dengan kesal panggilan untuk pendaftaran pelayanan service.
DewaPoker

Satu persatu nomor urutan di panggil untuk mendapatkan pendaftaran pelayanan sekaligus mencatat keluhan yang dirasakan oleh masing masing pemilik mobil tersebut. Bapak Hendy dan bapak Satria bagian service Advisor menghadapi dengan ramah setiap pelanggan mereka dan mencatat setiap keluhan untuk menjadi input bagi mekanik mereka.

Saat nomor urut 8 di panggil, mata Dino terpaku pada langkah seorang wanita. Melangkah dengan ringan menuju meja pendaftaran. Seorang ibu muda paling tidak berumur tidak lebih dari 30 tahunan. Mengenakan rok panjang berlipit dengan bahan yang ringan, dipadu dengan T shirt berlapis jaket denim. Di punggungnya tersampir tas ransel berbahan kulit dengan warna yang cerah. Dengan gerak gerik yang lincah sang ibu muda tersebut cepat sekali menarik perhatian Dino. Mata Dino tak lepas dari gerak gerik wanita itu hingga wanita itu menghilang ke ruang tunggu di lantai atas yang menghadap langsung ke ruang kerja bengkel tersebut.

Satu demi satu nomor urut di panggil tak terkecuali Dino. Dan setelah mengutarakan semua keluhannya yang segera di catat oleh bapak Satria, Dino pun kembali duduk di rung tunggu. Pak Hendy menganjurkan Dino untuk menunggu di ruang tunggu di lantai atas, akan tetapi Dino dengan sopan menolaknya dengan alasan ingin merokok.

’'Uh.., membosankan menunggu seperti ini’' batin Dino. (Dewa Poker)
Entah sudah beberapa batang rokok di habiskannya. Saat kebosanannya meningkat itulah di lihatnya wanita yang tadi mencuri perhatiannya turun dari ruang tunggu melangkah dengan ringan. Sekejab mata mereka saling beradu, dan saling lempar senyum. Langkah wanita itu menghilang keluar dari bangunan bagian service tersebut.

Untuk menghilangkan kejenuhannya Dino berjalan jalan menuju ruang pamer dari kantor tersebut. Menghampiri mobil yang tengah di pajang disana. Tak banyak mobil yang dipajang saat itu. Sebuah Kijang Innova, Yaris, dan Avanza terparkir dengan manis di ruang pamer tersebut. Sales yang berada di ruangan tersebut yang semuanya wanita tersebut tersenyum. Dino tak tertarik. Mungkin di karenakan mereka sudah tak muda lagi dan tak menarik secara visual meskipun setelan mereka cukup mini.

Setelah berkeliling Dino kembali duduk di ruang tunggu tersebut pada kursi paling ujung sehingga ia dapat memandang keseluruhan ruangan, baik kegiatan ruang pamer ataupun siapa saja yang tengah lalu lalang pada ruang service. Tak lama berselang wanita muda yang tadi sempat menarik perhatiannya kembali memasuki ruangan service dengan beberapa lembar kertas di tangannya. Memandang berkeliling menacri tempat yang nyaman menurutnya, melangkah ke arah Dino dan duduk di kursi di samping Dino yang hanya terpisah sebuah meja kecil. Meletakkan lembaram kertas di tangannya yang ternyata adalah brosur mobil. Mengeluarkan handphonenya dan memijit mijit keypadnya.


Dino memperhatikan wajahnya cukup manis dengan rambut sebahu. Penampilannya cukup modis. Wanita tersebut menoleh tersenyum.

”"...Lama sekali ya bu....”", sapa Dino ramah mencoba membuka percakapan.
”"...Iya nih, saya dari pagi tadi karena ’ga booking service terpaksa menunggu lama”", sahutnya renyah.
”"...Betul, pekerjaannya sih sebentar tetapi karena antri menunggu gilirannya yang lama",” kembali Dino berkata mengiyakan.
”"...Mobilnya kenapa bu.....?”", tanya Dino kembali.
”"...Tadinya sih hanya tune up rutin, tetapi kata pak Hendy akan di periksa secara detil karena setelah saya katakan keluhannya, sepertinya agak berat nih..", ”ujarnya sambil menghela napas.
”"...Mobil bapak kenapa...?", ”tanyanya balik.
”"...Hanya service garansi 1000 km....", ”jawab Dino.
”"...Baru ya...?",” tanyanya kembali.
”"...Sekitar sebulanlah...”", jawab Dino kembali.

Pembicaraan mereka mengalir dengan lancar. Entah kenapa Dino merasakan bahwa wanita muda itu sangat enak berkomunikasi. Tawanya renyah. Akan tetapi kedua mata wanita muda itulah yang mendapat perhatian khusus Dino. Matanya bulat dan indah, apabila mengerling, ...alamak sangat menggiurkan sekali pandangan matanya tersebut. Berkali kali Dino merasakan pandangan mata indah tersebut mencerabut gairah kelelakiannya.

”"....Avanza saya juga berwarna hitam, tahun 2005...”", terangnya kembali.
”"...Saya pengin ganti, karena rasanya kurang cocok dengan keinginan saya..”", ujarnya menerangkan.
”"...Rush bagus bu...", ” ujar Dino.
"...”Iya saya kan tadinya mau lihat lihat Rush tetapi ga ada di showroom ini, makanya tadi saya ke showroom sebelah melihat lihat Terios..”", ujarnya menyodorkan brosur Terios kepada Dino.
”"...Mau yang hitam lagi ya bu....?"” tanya Dino.
”"...Benar, tapi katanya harus indent sampai Maret 2008, kelamaan..”", sahutnya.
”"...Sudah coba ke Tunas bu, saya dengar mereka bisa mengusahakannya tentunya dengan harga diatas standar...”", terang Dino.
”"...Betul.., tetapi kalau ambil di Tunas ga dapat Astraworld...”", ujarnya kembali.
”"...Kalau Grand Livina gimana, ga tertarik..? Katanya mobil itu adalah mobil teririt saat ini...”", tanya Dino.
"...”Berapa sih....?", tanyanya seraya mengerling.
”"...Sepengetahuan saya berkisar di angka 160 jutaan....”", sahut Dino. ”"...Hmm........", ”gumammnya perlahan.

"...Kalau saya , lebih memilih mobil yang berukuran besar. Saya merasa sumpek kalau berada dalam mobil sedan...”", lanjut Dino.
”"...Sama, saya juga begitu ga merasa nyaman kalau berada dalam mobil sedan, Kalau bisa sih pakainya mobil kelas jeep, kesannya tuh gagah banget deh..”", terangnya tersenyum.

Selang kemudian nama wanita wanita muda itu di panggil oleh bapak Hendy, yang langsung dihampirinya dengan langkah ringan. terlihat mereka bercakap cakap serius. Beberapa kali wanita yanng ternyata bernama Lina tersebut menganggukkan kepalanya menyimak serius. Lalu kembali ia melangkah ke tempat duduknya semula.

”"...Selalu di sini bu kalau service...?" tanya Dino.
”"...Biasanya di auto 2000 pasteur atau di Cibiru.... disana ga antri karena stall mekaniknya cukup banyak..”", sahutnya.
”"...Kenapa ga bapak bu yang service...”", tanya Dino kembali.
"...”Bapaknya kan kerja..., ini juga karena kebetulan ada keperluan ke alun alun, makanya service di sini...", ”ujarnya kembali.
"...”Oh ya bu, saya Dino.., nama ibu Lina kan....?", ”ujar Dino mengenalkan dirinya.
”"...Ko..tau.....”", tanyanya heran.
"...”Tadi kan nama ibu dipanggil pak Hendy....”",terang Dino.
”"...Oh iya........", ”sahutnya tersenyum.

Tak lama kemudian pak Hendy kembali menghampiri bu Lina, menerangkan bahwa mobilnya harus di tinggal untuk dapat dikerjakan dengan cepat. Terlihat raut muka bu Lina yang muram mendengar penjelasannya. Dan setelah menanyakan biayanya , ia melangkah ke bagian kasir dan membayar senilai tagihan perbaikan mobilnya dengan kartu kreditnya. Setelah duduk di kursi semula bu Lina merogoh tas ranselnya yang dipangkunya, mengeluarkan handphonenya mencoba memijit mijit dan menempelkannya di telinganya. Terlihat ia kesal karena hubungan yang di ingininya tak terlaksana.

”"...Ada apa bu.....”?", tanya Dino ramah.
"...”Ini, mobil saya harus menginap disini, saya udah coba telepon bapak tapi handphonenya dimatikan...”", sahutnya.
"...”Ibu tinggal di mana...?”", tanya Dino. Wanita muda itu memalingkan wajahnya memandang tajam kearah Dino. Mungkin mencari cari pandangan nakal yang tersirat di wajah Dino. Dino memandang dengan pandangan biasa tak bermaksud apa apa.

’Laki laki ini menarik dan sikapnya ga nakal...’ batin Lina
”"...Di Cijambe mas....".”ujarnya perlahan. Terkejut hati Dino atas perubahan panggilan yang dilakukan oleh wanita muda itu.
”"...Kalau Mba’ Lina tak keberatan. Saya kan tinggal di timur di Sukarno Hatta, setelah mobil saya selesai saya antarkan mba’ kerumah...",” pinta Dino harap harap cemas.
”"...Jangan deh.., merepotkan mas segala...”",ujarnya berbasa basi.
"...”Ga ko, saya habis ini juga ga ada keperluan kemana mana...”!", kata Dino cepat.
”"...Beneran nih....?”", tanya Lina kembali.
”"...Saya ga berbasa basi ko......”",ujar Dino.
”"...Oke deh...., ga lama lagi kan....?"” ucapnya tersenyum renyah.
”"...Sebentar lagi paling.....”"sahut Dino.

Kembali mereka terlibat dalam obrolan ringan dan bersahaja. Sesekali Dino melontarkan joke joke ringan mencoba untuk lebih mengakrabkan suasana. Berkali kali Lina tertawa terpingkal pingkal sambil menutupi bibirnya dengan tangannya. Tak kuat menahan geli akibat joke joke Dino. Terkadang tangannya tak sadar memukul halus tangan Dino yang tengah memperagakan humornya. Tak lama berselang pak Hendy sang service advisor memanggil nama Dino.

“"...Ini pak Dino, keluhan atas mobil bapak sudah kami atasi, silakan bapak coba….”", ucapnya ramah.
”"...Ga usah saya coba sekarang pak, toh nanti kalau ada keluhan saya telfon bapak..”",ujar Dino.
"...”Baiklah kalau begitu..., ini surat yang harus ditandatangani bapak, dan lembar yang satu ini nanti diserahkan kepada security di depan. Mobil bapak sekarang ada di parkiran depan. Sudah bersih setelah kami cuci dulu, silakan...”" ujarnya menyerahkan kunci mobil ke tangan Dino.
”"...Terimakasih pak Hendy...", ”sahut Dino ”Kembali pak..” sahut pak Hendy.

Sesaat sebelum melangkah Dino memandang ke arah Lina yang tengah duduk memperhatikan Dino dan pak Hendy berbicara. Dino menganggukkan kepalanya mengisyaratkan ajakan. Lina tanggap dan bangkit. Setelah mengucapkan salam kepada pak Hendy iapun menyusul berlari lari kecil di belakang Dino.

Setelah mereka berdua berada di dalam mobil. Dan Dino mencoba bagian mobil yang di keluhkannya ke auto 2000, ternyata berjalan normal. Dino lega. Dan setelah kondisi ruangan mobilnya mulai terasa dingin oleh AC, Dino bergerak perlahan. Mengarahkan mobilnya ke jalan raya, setelah memberikan lembaran kontrol untuk security. Mobil pun meluncur di jalan raya dengan perlahan.

”"...Malu aku tau ga’...”", ucap Lina memecahkan kebisuan diantara mereka.
”"...Kenapa harus malu..? Toh mereka juga mengerti dengan keadaan ibu...", ”ujar Dino.
"...”Jangan panggil ibu..deh, panggil nama saja, kita kan sebaya...”", pintanya renyah.
"..”Terus mau kemana ini..., pulang...?”", tanya Dino.
”"...Ke situ dulu.....”:, ujarnya seraya menyebutkan nama sebuah toko bakery.
”"...Ga pa pa kan..?”", tanyanya.
”"...No problem........”", sahut Dino. Mobilpun meluncur ke tujuan yang di maksud, berjalan dengan perlahan membelah kemacetan kota Bandung. 15 menit kemudian mereka telah berada di pakiran toko tersebut. Dino mendampingi Lina yang terlihat meminta ini itu kepada pelayannya. Kemudian ia menghampiri Dino.

"...”Ga pa pa menunggu sebentar....?", ”tanyanya dengan wajah berharap.
”"...Aku santai ko......”", sahut Dino memandang berkeliling.
”"...Pesananku masih belum mateng....., kita tunggu di sana yuk....”", ajaknya menarik tangan Dino. Bersisian mereka mereka menuju bangku yang disediakan bagi konsumen yang makan di tempat.

Sambil memesan secangkir kopi mereka duduk berhadapan. Bercakap cakap dengan akrab seolah olah telah berteman lama. Sambil menyeruput kopinya Dino memandang wajah di depannya. Wajahnya manis dengan bibir kecil yang selalu berkicau ramai. Kembali menatap matanya Lina yang bulat yang diakui Dino sangatlah indah dan kerlingannya itu yang membuat jantungnya berdebar debar.

’'Hmm...kerlingan matanya sangat sangat menarik...’' batin Dino.

Tak lama kemudian pesanan Lina datang, beberapa bungkusan plastik diantarkan pelayan mengekori langkah Dino dan Lina menuju parkiran. Dan setelah memberi tips seadanya mobil yang mereka tumpangi meluncur kembali di jalan raya. Saat itu sekitar jam 11 an menurut jam di dashboard mobil. 

Dino mengarahkan mobilnya kearah rumah Lina di Cijambe di wilayah Bandung Timur. Melewati sambil merayap perlahan terminal Cicaheum yang padat itu. Terus berjalan. Untunglah AC mobil Avanza itu cukup dingin sehingga mereka cukup nyaman meskipun dalam kemacetan. Tak terasa kini mereka telah memasuki komplek perumahan dimana Lina tinggal.

”"...Pada kemana si kecil...?", tanya Dino sambil memandang berkeliling di ruang tamu yang asri itu setelah mereka berada di dalam rumahnya Lina.
"...”Biasalah,..anak anak kan sekolah, terus les. Si bibik kan pulang pergi tiap hari, karena dia orang dekat sini ko...”", teriak Lina dari belakang.
"...”Yah beginilah klo sudah siang..., sepi...”", tambahnya seraya menjinjing dua gelas syrup ditangannya. 

Melangkah dari dapur. Dino tercekat, melihat penampilan wanita muda itu. Kini jaket jeansnya tak ada lagi. T shirt ketat yang menampangkan lekuk tubuhnya kini melekat pada tubuhnya sintalnya. Masih dengan rok panjang yang dikenakannya seperti sebelumnya. Betul betul serasi dan seksi sekali.

"...”Ayo mas Dino diminum syrupnya, kasihan cape pastinya setelah aku repotkan kesana kemari..", ”ujarnya menyodorkan gelas yang berada di tangan kanannya. Dan ia duduk pada ujung sofa yang juga diduduki oleh Dino.
”"...Biasa saja, namanya juga membantu....", ”ujar Dino berbasa basi sedikit. Menerima gelas yang disodorkan Lina. Menariknya ke wajahnya. Di teguknya minuman itu dalam tatapan yang mereka yang terpaut.
’'Uh.., matanya...’'detak hati Dino.

Dino merasakan Lina tengah melemparkan sinyal sinyal gairahnya terhadap dirinya , tetapi Dino tak mau gegabah yang dapat berakibatkan suasana yang telah terbangun menjadi rusak dan buyar.

Dan kembali mereka larut dalam pembicaraan mengenai mobil yang brosurnya tadi telah di bawa Lina. Dino coba menjelaskan sebisanya fitur fitur dan keistimewaan yang ia mengerti. Diselingi joke joke ringan menetralkan suasana. Hingga..... Dewa Poker

Tangan Dino saking asyiknya bergerak memberi tekanan pada setiap jokenya tak sengaja menyenggol kertas brosur yang menyebabkan gelas minumnya terguling tumpah... Dengan cepat Dino menyambar brosur yang mulai basah tersebut. Begitu juga Lina bergerak maju menjangkau ke depan. Tak diduga sebelumnya tangan mereka bertemu, jemari Dino menumpu di atas punggung tangan Lina. Waktu serasa berhenti bagi mereka berdua. Dino naluriah membelai tangan halus tersebut, menatap pada mata indah yang juga tengah menatapnya. Mata mereka bertautan. Dan seperti telah sepakat kedua tubuh mereka mendekat hingga wajah mereka hampir bersentuhan.

Lina dapat merasakan nafas hangat Dino berhembus pada permukaan kulit wajahnya. Hangat... Lina menundukkan wajahnya mencoba menetralkan debur jantungnya yang bergemuruh di landa gairah yang sangat di kenalinya. Dadanya turun naik setiap tarikan nafasnya. Dino mendekat...

Di jatuhkannya kecupan ringan pada sudut bibir merah merona tersebut. Dapat ia rasakan tubuh Lina sedikit tersentak terkejut oleh aksi Dino. Tapi ia tak bergerak menjauh. Bahunya masih turun naik. Perlahan wajahnya menaik. Matanya mulai menatap Dino dengan pandangan yang memercikkan kehendak dasarnya yang terpicu.

Dengan cepat tiba tiba bibir Lina menerkam bibir Dino, melumatnya dengan ganas..! Sejenak Dino kaget akan tindakan wanita di depannya. Tapi segera bertindak menyambut dengan tak kalah panasnya. Kedua tangan Lina merangkul ketat leher lelaki yang baru dikenalnya itu. Lidah mereka berpalun palun, saling belit dan saling menghisap tak henti hentinya. Telapak tangan Dino yang terlatih segera melakukan tugasnya. Dengan tangan kiri di tariknya pinggang wanita muda itu untuk duduk di pangkuannya.

Semuanya serba terburu buru dan sangat tergesa gesa. Sementara Lina asyik dengan bibirnya pada wajah Dino, mengecup, menjilat setiap permukaan wajah itu, tangan Dino telah berada pada dada wanita manis itu meremas dan membelai bulatan membusung di atas pemukaan kaosnya. Dengan cepat Lina bergerak, menarik kaos ketatnya keatas dan meloloskannya melalui kepalanya. Begitu juga dengan Bh krem yang melekat menutupi dadanya menyusul lepas sehingga tubuh mulus wanita muda itu praktis telanjang dari pinggang ke atas. Segera wanita muda itu menyodorkan busungan dadanya ke wajah Dino. Dengan cepat pula bibir Dino mencucupi putingnya yang merah kecoklatan.

”…"...Ahhh...!”", erang Lina seraya melentingkan tubuhnya ke belakang. Lidah kasar Dino bergerak membelai dan menghisap dengan rakus. Berpindah pindah kekiri dan kekanan, tak melewatkan semilipun. Kepala wanita sintal itu berpaling kekiri dan kekanan menerima tekanan dan sentuhan lidah dan mulut Dino yang ahli.


Tak sabar, wanita muda itu berdiri dan menarik kaos yang dikenakan Dino dengan terburu buru melewati kepalanya. Lalu dengan cepat kedua tangan mungil itu menyelusup ke balik roknya, dan bergerak turun melakukan sesuatu. Tau tau CD yang berwarna krem itu telah berada dalam genggaman jarinya. Dino tanggap dan bergerak, meloloskan celana miliknya sehingga ia pun telanjang bulat.

Segera Lina kembali menduduki pangkuan Dino, menempelkan milik paling pribadinya pada batang kekar lelaki di bawahnya, menggerakkan pinggulnya mengurut batang tersebut dengan perlahan. Dino segera menyambar puting dada yang meruncing pada ujungnya dengan lidahnya. Menghisap, menyedot dan mengulum seolah olah memeras isinya. Kepala Lina kembali tersentak ke belakang.

”…"...Ohhh...!", ”serunya pendek. Pinggulnya terus bergerak ritmis menggali setiap sumbu kenikmatan yang makin membara. Mengurut dari bawah dan keatas hingga bonggol batang kejantanan lelaki di bawahnya. Bibir indahnya tak henti hentinya mengeluh, merintih dan mengerang. Merasakan api nafsu makin membakar tubuhnya. Siap siap untuk menghanguskannya. Tubuhnya meliuk liuk menggelinjang di dera kesangat nikmatan yang menderu deru bak angin puyuh.

”…"...Uhh..., ayo aku mau sekarang deh,... tak tahan lagi..", ” terdengar bisik lirih Lina seraya jemarinya meluncur ke bawah, menemukan batang kejantanan Dino yang telah siap untuk menunaikan tugas utamanya. Jemari lentik itu menyelipkan batang kekar itu tepat pada bagian lehernya pada antara jemari telunjuk dan tengahnya, bak sebuah gunting. Di tuntunnya bonggol batang kekar itu mengarah pada lepitan kewanitaannya yang telah basah. Pinggulnya bergerak mendekat. Terasa oleh Dino betapa lepitan lembut di kewanitaan Lina menjemput ujung membola batang kekarnya.

"...”…Ouhhh...", ”erang Lina pendek. Merasakan betapa betapa ujung membola batang kejantanan Dino menyentuh dan menggesek permukaan lepitan kewanitaan yang telah basah tersebut. Didorongnya kembali pinggulnya..., lepitan itu terkuak dengan perlahan di belah bonggol kejantanan Dino. Terus maju..., dan pada saat bonggol itu terbenam, gerakannya berhenti... hanya ujung membola batang kekar tersebut yang hilang dalam lepitan basah milik Lina. Mereka terdiam. Dan Dino pun diam menunggu aksi terusan wanita manis yang telah telah bersimbah keringat itu. Yang meleleh turun di lehernya yang jenjang terus menggelincir di permukaan dada yang membusung padat tersebut.

”…"...Ufhh....”", keluh Dino tatkala merasakan ujung kejantanannya yang telah tenggelam tersebut seoalah olah di pijit pijit oleh otot lembut dalam kawanitaan nya Lina.

,’Bukan main...!'’ batin Dino. Gerakan otot tersebut dilakukan Lina secara ritmis dan teratur. Dengan tubuh diam bibir tersenyum, matanya indahnya memandang kedalaman mata Dino tak berkedip, menyaksikan ekspresi Dino meringis dan tergagap gagap saat aksi itu berlangsung.

Dino tak tahan..!. Segera direngkuhnya pinggang ramping tersebut. Dan dengan telapak tangannya di cengkeramnya bokong padat milik Lina. Kembali mulutnya beraksi pada pada puncak dada yang membusung yang berada tepat di hadapan wajahnya. Diperkuatnya pijakan kedua kakinya. Dengan perlahan di dorongnya pinggulnya maju... Perlahan batang kejantanannya mulai mendesak masuk meneruskan pembukaan oleh bonggol membulat miliknya. Terasa setiap permukaan dinding lembut yang telah basah pada kewanitaan Lina terkuak mili demi mili. Terasa juga bagian dinding dalam dinding lembut tersebut bak deretan cincin karet yang meregang satu persatu. Terasa juga setiap regangannya bergemeluk seiring tekanan masuk bonggol batang kejantanan Dino disana.

”"...Ooohhh....”", pekik Lina membeliakkan mata indahnya sepanjang perjalanan batang kekar lelaki di bawahnya, merasakan tubuhnya mulai dipenuhi sesak oleh daging liat pada bagian bawah tubuhnya.

Dino terus mendesak dan dengan sebuah sentakkan, batang kekar miliknya terbenam utuh dalam kelembutan mencekal kewanitaan Lina.

”…"...Aaahhh..... !”", seru Lina tertahan saat terbenamnya milik Dino seutuhnya pada kewanitaan nya. Lina memandang wajah lelaki gagah itu dengan pandangan berbinar binar, tersenyum simpul. ’Bukan main mas Dino.....’ batinnya girang.

Dengan kedua tangan bertelekan pada bahu Dino, Lina mulai bergerak naik turun. Memompa semua hasrat birahinya hingga tak bersisa. Menuntaskan gejolak darahnya yang mendidih oleh bara nikmat yang mulai bangkit di episentrumnya. Derit sofa meningkahi setiap gerakan tubuh langsing tersebut. Dino membantu dengan menggengam pinggang langsing wanita muda itu, mengerakkan pinggang tersebut naik turun. Perlahan gerakan Lina makin cepat diselingi lenguh dan erang yang keluar dari bibir mungilnya.

”…"...Ayoo...mas, makin cepath....uuhhh....", ”lenguhnya di tengah gerakannya yang makin tergesa gesa. Napasnya telah memburu, terengah engah pada perpacuan birahi ini. Mata indahnya berkerjab kerjab kadang mendelik hingga keliatan bagian putihnya saja. Kadang kecipak kecipuk seksi terdengar dari pertemuan kulit yang telah berkeringat disana sini meningkahi gerakan mereka. Mereka terus berpacu. Cepat sekali nafsu wanita muda itu mendaki puncak birahinya.

”…"...Aaahh...nngghh........", ”rengek Lina saat tubuhnya telah siap untuk di ledakkan pada puncak kenikmatannya. Kino gerakannya pinggul Lina tak lagi naik turun, melainkan bergerak seperti pacul menggali hingga dalam. Tubuh bagain atas hingga pinggangnya tak bergerak hanya pinggul ke bawah yang bergerak mengayun. Menghujamkan liang kewanitaannya pada batang kekar yang keras bak tugu menjulang. Pinggulnya terus bergerak memacul makin cepat. Dino merasakan gerakan Lina seperti pijatan dan urutan yang nikmat tak terperi. Seakan akan pada saat turun liang tersebut menelan batang kejantanannya dan saat naiknya memeras batang kejantanannya. Gerakan Lina makin cepat. Diiringi gelinjang tubuhnya makin gusar. Mulutnya menceracau menggumamkan kata kata tak jelas. Napasnya telah memburu tersengal sengal. Puncak telah sangat dekat...

”…"...Aaahhh ..., nnnggghh....,nnghh..., ngghhhh..", rengek Lina terputus putus saat puncak klimaks birahinya datang. Menggulung tubuhnya hingga tak beraga. Melambungkan jiwanya pada langit berwarna. Melayang layang dibuai nikmat surgawi. Mata indahnya membeliak, kakinya meregang kaku, melentingkan punggungnya bak busur panah. Gerakan pinggulnya terpatah patah seolah tak bertulang. Dino tanggap dan segera menggenggam pinggang lentik tersebut. Bergerak memberikan tambahan gelombang nikmat yang beruntun untuk menuntaskan puncak klimaksnya Lina.
”…"...Ngghhh.....”", lenguhnya menggigit bahu kanan lelaki yang masih memaku pinggulnya.

Dino tak memberikan jeda. Segera diangkatnya tubuh sintal tersebut dan di baringkannya dalam posisi terduduk di atas sofa. Rok panjang Lina ditariknya lepas hingga tubuh mulus itu kini telanjang bulat. Segera di dorongnya kembali pinggulnya. Menyeruakkan lepitan basah milik Lina dengan batang kejantanannya yang menjulang kokoh. Dewa Poker

”…"...Ouuhhh...”", keluh Lina. Belum selesai gelombang puncak klimaksnya terakhiri, gelombang baru telah mulai menderanya. Dino bergerak memacu pinggulnya. Menghunjamkan batang berototnya tak kenal lelah. Mengumpulkan kepingan kepingan puzzle birahinya. Menyusunnya dengan tekun. Kaki Lina membelit di belakang tubuh Dino. Bibirnya mencucupi puting Dino. Kadang matanya memandang ke bawah dengan mulut menganga, menyaksikan liang pribadinya di gempur dengan ganas oleh batang berotot lelaki kenalan barunya ini.

”…"...Ooohh...”", rintih Lina dengan mata mendelik. Saat merasakan betapa batang berotot tersebut menggerus seluruh permukaan lembut dinding kewanitaannya. Mencumbui setiap titik pemicu birahinya di sana. Bercengkrama dengan kebasahan yang hangat di dalam sana.

Dino terus bergerak, terkadang diam. Tetapi tak semata mata diam. Di kedut kedutkannya otot kekarnya yang terbenam di dalam liang basah itu. Reaksi Lina sungguh tak terduga. Batang berotot tersebut dirasakan oleh wanita muda itu seakan membesar dan membesar, menekan nekan permukaan dinding liang yang di penuhi oleh berjuta juta tombol saraf yang peka tersebut. Pada setiap kedutan rintih dan lenguh Lina terdengar makin keras.

”…"...Oouuhhh...!”", erang wanita sintal tersebut. Tubuhnya menggerinjal gerinjal. Menggeliat dengan gusar. Kembali Dino bergerak memompa. Makin cepat gerakannya. Dirasakannya kepingan puzzle birahinya makin mendekati. Dilihatnya Lina memejamkan matanya , menahan nafasnya. Dan pada satu hunjaman...
”…"...Aaahhh........!”", pekiknya keras. Puncak klimaks menghampirinya lagi.

Kembali tubuhnya melenting. Bergerak terpatah patah dengan napas terputus putus. Kedua kakinya menendang nendang gelisah di belakang punggung Dino. Kedua tangannya menekan bokong Dino ke bawah. Menahankan agar hunjaman batang berotot terbenam sedalam dalamnya.

Agak kesulitan Dino menggerakkan pinggulnya karena merasakan liang basah tersebut bergerak peristaltik. Memijit mijit batang miliknya seakan akan memeras seluruh isinya. Namun gerakan peristaltik itu menyebabkan kepingan nafsunya segera dengan cepat menjadi lengkap dan dengan satu gerakan...

"...”…Aaarrgghhhh.......!”", geram Dino menghunjamkan batang berototnya sedalam dalamnya. Materi hangat kehidupannya berlarian di sepanjang pembuluh batang berototnya. Berpacu berkejaran menuju celah pelepasannya. Dan saling berpancuran menyirami, membasahi liang lembab tersebut dengan lecutan lecutan kental yang hangat. Pinggul Dino tersentak sentak pada setiap lecutan pancuran yang menyembur keluar. Hingga semburan tersebut melemah dan berakhir...

Tubuh Dino menggelosoh di atas tubuh Lina. Kedua tubuh yang bersimbah keringat itu terdiam, meredakan gemuruh nafas mereka yang terengah engah seraya menikmati sisa sisa puncak birahi yang masih terasa. Mata keduanya terpejam. Menit demi menit berlaku tanpa kegiatan

"...”…Uhh....mas Dino nakal.......”", ucap Lina mengerlingkan matanya saat mereka membereskan pakaiannya masing.masing.
"...Kamu yang nakal...Lin.......", ” sahut Dino tersenyum
”Terserah deh...., papa mama nakal.....”ujarnya tertawa simpul. Setelah itu mereka kembali duduk diatas sofa berdampingan. Kepala Lina rebah pada bahu Dino. Jemarinya mengelus elus bulu tangan Dino. Mereka diam tetapi batin mereka berbicara. ’Lelaki ini sungguh jantan, takkan pernah kusesali kejadian ini....’bati wanita sintal ini. ’Baru kali ini kutemui wanita yang sangat panas bergelora....’ pikir Dino dalam hati.

”"...Ngghh.. Lin, kayanya sudah sore nih, aku harus berangkat dulu......”", Ujar Dino mengangkat wajah Lina.
”"...Mmmhhh..., iya udah jam 2.., ga terasa ya...?", ujarnay tersenyum ringan. Setelah berkecupan sesaat, Dino pun pamit . Setelah saling bertukaran nomer telepon Dino beranjak dengan usapan jemari Lina pada pipinya.

”"...Jangan lupa ya, telfon aku setiap mas ke auto 2000, sepertinya mulai saat ini aku perlu di ’service berkala’ deh..”", ujar Lina tersenyum nakal.
”"...Ok deh bye......”", sahut Dino. Masuk kedalam mobilnya. Dan beranjak keluar dari halaman rumah Lina. Tak lupa sambil melambaikan tangan mobil Avanza itu pun menghilang di tikungan.